Sabtu, 15/08/2026
Sabtu, 15/08/2026
Proses evakuasi korban tenggelam di Pantai Muara Benangaq, Kecamatan Melak, Kubar. (Robi/Warga)
Sabtu, 15/08/2026

Proses evakuasi korban tenggelam di Pantai Muara Benangaq, Kecamatan Melak, Kubar. (Robi/Warga)
Penulis : Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Aktivitas berenang di kawasan Pantai Wisata Muara Benangaq, Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), berujung duka pada Jumat (14/8/2026) petang kemarin sekitar pukul 17.30 WITA.
Seorang remaja bernama Sinyang berusia 17 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di perairan kawasan wisata tersebut. Peristiwa tragis itu berasal saat Sinyang datang ke lokasi yang berada di tepi Sungai Mahakam bersama temannya.
Musim kemarau yang berlangsung sejak beberapa waktu terakhir membuat air sungai surut dan hamparan tepian yang biasanya terendam jadi dangkal. Kondisi itu dimanfaatkan warga untuk bermain maupun menikmati suasana di sekitar perairan termasuk Sinyang dan temannya. Remaja yang tinggal di Kampung Ngenyan Asa, Kecamatan Barong Tongkok itudatang ke lokasi bersama dua temannya untuk bermain.
Ketiganya kemudian berenang di kawasan Pantai Wisata Muara Benangaq hingga ke bagian tengah sebelum berusaha kembali menuju tepian. Saat hendak kembali ke tepi, Sinyang tiba-tiba tidak terlihat di permukaan air. Kedua temannya berusaha mencari namun tak ketemu sampai akhirnya meminta bantuan kepada aparat kampung. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Sat Polairud Polres Kubar.
Kasat Polairud Iptu Hariyadi bersama personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Upaya pencarian melibatkan warga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar. Tim menyisir kawasan perairan tempat Sinyang terakhir terlihat.
Setelah sekitar satu setengah jam pencarian, Sinyang ditemukan sekitar pukul 19.00 WITA dalam kondisi sudah meninggal dunia. “Begitu menerima laporan, anggota langsung kami arahkan ke lokasi. Pencarian kemudian dilakukan bersama warga dan BPBD sampai akhirnya berhasil ditemukan,” ujar Hariyadi kepada Korankaltim.com, Sabtu (15/8/2026) hari ini.
Jasad Sinyang langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD HIS Melak untuk menjalani pemeriksaan visum. Hariyadi mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika beraktivitas di perairan.
Kondisi sungai, termasuk arus dan kedalaman, perlu menjadi perhatian sebelum warga memutuskan untuk berenang. Anak-anak dan remaja diminta tidak berenang tanpa pengawasan orang dewasa. “Keselamatan harus menjadi perhatian utama. Kami meminta warga tidak berenang tanpa pengawasan, terutama anak-anak dan remaja,” pungkas Hariyadi.
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 15/08/2026
Proses evakuasi korban tenggelam di Pantai Muara Benangaq, Kecamatan Melak, Kubar. (Robi/Warga)
TERPOPULER