Proyek SPAM Telen Belum Rampung Begini Penjelasan Perumda TTBKT
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA- Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Telen terancam tidak bisa difungsikan.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Tuah Benua Kutai Timur (TTBKT) Suparjan mengatakan, pihaknya menila i perencanaan proyek tersebut masih belum matang dan belum didukung oleh infrastruktur teknis yang memadai.
Diketahui, proyek SPAM Telen yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memang belum rampung. Salah satu persoalan utama yang dihadapi adalah belum dibangunnya sistem drainase pembuangan air keluar.
"Jadi informasi yang kami terima belum utuh. Kita perlu melakukan perencanaan lapangan untuk mendapatkan data dan mencari solusinya," jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, pihaknya belum bersedia menerima hasil proyek SPAM Telen jika infrastruktur yang dibangun belum layak untuk dioperasikan.
"Kita khawatir jika proyek tersebut dipaksakan untuk diserahkan dalam kondisi tidak optimal, justru akan menjadi beban nantinya," ujarnya
Kondisi bangunan tidak representatif saat terjadi banjir besar yang menyebabkan area proyek tergenang dan terhambat pengerjaannya.
Anggaran yang digelontorkan sebesar Rp13 miliar yang dialokasikan di tahun anggaran 2024. Proyek SPAM Telen juga sempat mengalami perpanjangan waktu pelaksanaan akibat berbagai kendala teknis di lapangan.
"Saat ini sedang dievaluasi agar proyek tersebut benar-benar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya.










