Dalam suasana penuh keakraban, di acara tersebut para tamu disuguhi berbagai pertunjukan tarian etnik khas Dayak Kenyah. Terlihat semua yang hadir sangat menikmati berbagai penampilan-penampilan yang telah ditampilkan.
Wakil Bupati (Wabup) Kutim, Kasmidi Bulang menyampaikan ucapan selamat melaksanakan Mubes dan di acara welcome party ini tentunya menjadi ajang silaturahmi masyarakat Dayak Kenyah se Kaltim.
“Diharapkan saat Mubes ke IV LADK-KT dan KDK-KT nanti akan melahirkan keputusan besar yang yang dapat membangun sinergitas antara saudara kita masyarakat Dayak dengan Pemerintah Provinsi Kaltim,khusus Pemkab Kutim” ujar Kasmidi.
Ditempat sama, Wagub Hadi Mulyadi menyampaikan warga Dayak di Kaltim memiliki rasa persatuan dan kesatuan, termasuk suku Dayak Kenyah.
“Ada 24 sub Dayak Kenyah dan semuanya bersatu. Ini luar biasa karena semuanya punya cita-cita yang luhur untuk membangun Kaltim dan mendukung Ibu Kota Negara,” ucap Hadi.
Karena kondusifnya itulah salah satu alasan kenapa Kaltim dipilih menjadi IKN sambung Hadi, apalagi diketahui warga asli orang Kaltim (Dayak dan Kutai) siapa hidup berdampingan dengan siapa saja.
“Kaltim pernah tiga kali mendapatkan penghargaan Harmoni Award dari Kementrian Agama. Untuk diketahui dari 38 Provinsi di Indonesia, Kaltim menempati urutan ke V pada indeks keharmonisan,” katanya.
Sebelumnya, Ketua panitia Marten Apuy menyampaikan maksud digelar acara Nyelama Sakai ini agar para peserta bisa saling sehingga diharapkan pada saat Mubes dapat berjalan dengan baik, mengingat ada dua agenda yang akan dilaksanakan, yaitu Mubes LADK-KT dan Mubes KDK-KT.
“Semoga nanti menghasilkan yang terbaik buat kita semua dan saya berharap warga Dayak Kenyah dapat terlibat aktif dalam pembangunan IKN,” tukasnya.
Editor: Koran Kaltim