Hasil tersebut menjadi catatan positif bagi kontingen PWI Kukar yang tampil membawa nama daerah dalam ajang olahraga insan pers di Kota Balikpapan. Dengan perolehan tiga medali emas, tiga perak dan satu perunggu, Kukar mampu bersaing di antara kontingen kabupaten dan kota lainnya.
Berdasarkan klasemen akhir, posisi pertama ditempati Samarinda dengan koleksi 24 medali. Disusul Kabupaten Berau di peringkat kedua dengan 10 medali, sementara Kukar mengamankan posisi ketiga dengan tujuh medali.
Capaian ini sekaligus memperlihatkan daya saing wartawan Kukar yang tidak hanya aktif dalam menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan dan prestasi melalui bidang olahraga.
Tiga medali emas Kukar masing-masing dipersembahkan melalui cabang olahraga (cabor) e-sport football nomor beregu, domino berpasangan, dan catur kilat.
Pada nomor e-sport football beregu, pasangan M. Yasin Handayan dan M. As’ari sukses mengamankan podium tertinggi setelah melewati persaingan ketat, termasuk menghadapi kontingen Samarinda.
Kontribusi M. Yasin Handayan semakin lengkap setelah turut meraih medali perak pada nomor e-football tunggal.
Sementara emas dari domino berpasangan dipersembahkan Ady Wahyudi dan Bambang Irawan. Keduanya mampu menjaga konsentrasi dan kekompakan hingga berhasil menyelesaikan pertandingan dengan hasil terbaik.
Medali emas ketiga disumbangkan M. Aswin Nur melalui cabor catur kilat. Ketajaman membaca permainan dan ketenangan dalam menentukan strategi mengantarkannya menempati posisi pertama.
Adapun tiga medali perak lainnya berasal dari cabor e-football, catur, dan bulutangkis. Sementara satu medali perunggu diraih melalui cabor catur kelas cepat.
Para atlet mengaku bangga dapat memberikan kontribusi bagi Kukar. Mereka berharap hasil yang diperoleh menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan dan mempertahankan prestasi pada penyelenggaraan berikutnya.
Keberhasilan menembus tiga besar juga menjadi hasil kerja keras seluruh anggota kontingen yang berjumlah 41 orang dan mengikuti 10 cabang olahraga.
“Alhamdulillah bisa mempertahankan tiga besar, terima kasih perjuangannya kawan-kawan wartawan Kukar yang menyediakan waktu dan tenaganya untuk Porwada tahun ini di Kota Balikpapan,” kata Handayan malam ini disela-sela penutupan Porwada IV Kaltim di Rumjab Ketua DPRD Kota Balikpapan.
Diketahui pada penutupan ini juga disepakati pada Porwada V Kaltim 2027 mendatang, Kukar ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara. “InsyaAllah kami siap menjadi tuan rumah Porwada selanjutnya,” ucap Ketua PWI Kukar Andi Wibowo.
Porwada IV Kaltim 2026 bukan hanya menjadi arena pembuktian kemampuan atlet wartawan, tetapi juga mempertemukan insan pers dari berbagai daerah dalam suasana kompetitif dan penuh kebersamaan.
Bagi PWI Kukar, posisi tiga besar dengan tujuh medali menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Hasil tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan pembinaan olahraga di lingkungan wartawan sekaligus memperkuat eksistensi organisasi.
“Dengan berakhirnya seluruh rangkaian pertandingan, kontingen PWI Kukar membawa pulang bukan hanya medali, tetapi juga pengalaman, kebanggaan, dan semangat untuk kembali tampil lebih baik pada Porwada mendatang,” tutupnya.
Editor: Erwin
Hasil tersebut menjadi catatan positif bagi kontingen PWI Kukar yang tampil membawa nama daerah dalam ajang olahraga insan pers di Kota Balikpapan. Dengan perolehan tiga medali emas, tiga perak dan satu perunggu, Kukar mampu bersaing di antara kontingen kabupaten dan kota lainnya.
Berdasarkan klasemen akhir, posisi pertama ditempati Samarinda dengan koleksi 24 medali. Disusul Kabupaten Berau di peringkat kedua dengan 10 medali, sementara Kukar mengamankan posisi ketiga dengan tujuh medali.
Capaian ini sekaligus memperlihatkan daya saing wartawan Kukar yang tidak hanya aktif dalam menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan dan prestasi melalui bidang olahraga.
Tiga medali emas Kukar masing-masing dipersembahkan melalui cabang olahraga (cabor) e-sport football nomor beregu, domino berpasangan, dan catur kilat.
Pada nomor e-sport football beregu, pasangan M. Yasin Handayan dan M. As’ari sukses mengamankan podium tertinggi setelah melewati persaingan ketat, termasuk menghadapi kontingen Samarinda.
Kontribusi M. Yasin Handayan semakin lengkap setelah turut meraih medali perak pada nomor e-football tunggal.
Sementara emas dari domino berpasangan dipersembahkan Ady Wahyudi dan Bambang Irawan. Keduanya mampu menjaga konsentrasi dan kekompakan hingga berhasil menyelesaikan pertandingan dengan hasil terbaik.
Medali emas ketiga disumbangkan M. Aswin Nur melalui cabor catur kilat. Ketajaman membaca permainan dan ketenangan dalam menentukan strategi mengantarkannya menempati posisi pertama.
Adapun tiga medali perak lainnya berasal dari cabor e-football, catur, dan bulutangkis. Sementara satu medali perunggu diraih melalui cabor catur kelas cepat.
Para atlet mengaku bangga dapat memberikan kontribusi bagi Kukar. Mereka berharap hasil yang diperoleh menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan dan mempertahankan prestasi pada penyelenggaraan berikutnya.
Keberhasilan menembus tiga besar juga menjadi hasil kerja keras seluruh anggota kontingen yang berjumlah 41 orang dan mengikuti 10 cabang olahraga.
“Alhamdulillah bisa mempertahankan tiga besar, terima kasih perjuangannya kawan-kawan wartawan Kukar yang menyediakan waktu dan tenaganya untuk Porwada tahun ini di Kota Balikpapan,” kata Handayan malam ini disela-sela penutupan Porwada IV Kaltim di Rumjab Ketua DPRD Kota Balikpapan.