
Rombongan LPTQ Kukar dipimpin Ketua Umum Sunggono, didampingi Ketua Harian Akhmad Taufik Hidayat, Ketua I Dafip Haryanto, Ketua III Fathul Alamin, Sekretaris Umum Fairuz Khalil, Koordinator Bidang Publikasi dan Dokumentasi Ismed, Bendahara Supiansyah, serta tim vendor MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kaltim.
Kedatangan rombongan disambut jajaran pengurus LPTQ Provinsi Kaltim, di antaranya Ketua I Abdul Khaliq, Sekretaris Umum Rudi Kartono, Wakil Sekretaris M. Hamsani, serta Ketua Dewan Hakim LPTQ Provinsi Kaltim Prof. Bambang Iswanto.
Dalam pertemuan tersebut, Sunggono yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar memaparkan perkembangan persiapan pelaksanaan MTQH ke-46. Paparan tersebut mencakup kesiapan konseptual, teknis, hingga rencana pembangunan sarana dan prasarana perlombaan.
Sunggono menyampaikan, pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah masukan dan koreksi sebagai bahan penyempurnaan persiapan pelaksanaan MTQH.
“Pada Jumat (23/10/2026), tim panitia MTQH tingkat Provinsi Kaltim bersama panitia MTQH Kabupaten Kukar akan meninjau seluruh arena yang direncanakan menjadi lokasi perlombaan di Kabupaten Kukar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, persiapan dari sisi konseptual dan teknis telah mencapai sekitar 80 persen. Tahapan selanjutnya difokuskan pada pembangunan infrastruktur, meliputi arena utama dan sejumlah arena perlombaan lainnya yang tersebar di beberapa lokasi.
“Kami berharap setelah peninjauan arena oleh tim provinsi, pembangunan infrastruktur dapat mulai dikerjakan pada minggu kedua November 2026,” harapnya.
Menurut Sunggono, terdapat 12 arena perlombaan yang direncanakan untuk pelaksanaan MTQH ke-46. Seluruh lokasi tersebut telah dipaparkan kepada panitia provinsi dan diharapkan tidak mengalami perubahan setelah dilakukan peninjauan langsung di lapangan.
“Insyaallah, tidak ada kendala berarti. Kami tinggal menyesuaikan dengan perkembangan di lapangan. Hal yang lebih penting adalah menjaga komunikasi dan koordinasi dengan panitia provinsi. Mudah-mudahan hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk menjadi tuan rumah yang baik,” kata Sunggono.
Sementara itu, Ketua I LPTQ Provinsi Kaltim Abdul Khaliq mengatakan, audiensi tersebut merupakan bagian dari koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Kukar dan jajaran LPTQ dalam mempersiapkan MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kaltim.
Menurutnya, pertemuan berlangsung dengan baik dan menjadi kesempatan untuk bertukar masukan berdasarkan pengalaman penyelenggaraan MTQ pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami berharap pelaksanaan MTQH di Kabupaten Kukar kali ini dapat berlangsung lebih baik. Ada beberapa hal yang perlu dikoordinasikan, mulai dari pembukaan, kesiapan arena perlombaan, dewan hakim, hingga aspek teknis lainnya. Kami yakin Kabupaten Kukar siap menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQH tahun ini,” ungkapnya.
Abdul Khaliq menambahkan, masih terdapat sejumlah aspek teknis yang perlu dievaluasi oleh panitia MTQH Kukar agar tidak mengganggu kelancaran pelaksanaan kegiatan di lapangan. Namun, secara umum, tidak terdapat persoalan mendasar dalam persiapan yang telah dilakukan. (prokom05/si/mh)

Rombongan LPTQ Kukar dipimpin Ketua Umum Sunggono, didampingi Ketua Harian Akhmad Taufik Hidayat, Ketua I Dafip Haryanto, Ketua III Fathul Alamin, Sekretaris Umum Fairuz Khalil, Koordinator Bidang Publikasi dan Dokumentasi Ismed, Bendahara Supiansyah, serta tim vendor MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kaltim.
Kedatangan rombongan disambut jajaran pengurus LPTQ Provinsi Kaltim, di antaranya Ketua I Abdul Khaliq, Sekretaris Umum Rudi Kartono, Wakil Sekretaris M. Hamsani, serta Ketua Dewan Hakim LPTQ Provinsi Kaltim Prof. Bambang Iswanto.
Dalam pertemuan tersebut, Sunggono yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar memaparkan perkembangan persiapan pelaksanaan MTQH ke-46. Paparan tersebut mencakup kesiapan konseptual, teknis, hingga rencana pembangunan sarana dan prasarana perlombaan.
Sunggono menyampaikan, pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah masukan dan koreksi sebagai bahan penyempurnaan persiapan pelaksanaan MTQH.
“Pada Jumat (23/10/2026), tim panitia MTQH tingkat Provinsi Kaltim bersama panitia MTQH Kabupaten Kukar akan meninjau seluruh arena yang direncanakan menjadi lokasi perlombaan di Kabupaten Kukar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, persiapan dari sisi konseptual dan teknis telah mencapai sekitar 80 persen. Tahapan selanjutnya difokuskan pada pembangunan infrastruktur, meliputi arena utama dan sejumlah arena perlombaan lainnya yang tersebar di beberapa lokasi.
“Kami berharap setelah peninjauan arena oleh tim provinsi, pembangunan infrastruktur dapat mulai dikerjakan pada minggu kedua November 2026,” harapnya.
Menurut Sunggono, terdapat 12 arena perlombaan yang direncanakan untuk pelaksanaan MTQH ke-46. Seluruh lokasi tersebut telah dipaparkan kepada panitia provinsi dan diharapkan tidak mengalami perubahan setelah dilakukan peninjauan langsung di lapangan.
“Insyaallah, tidak ada kendala berarti. Kami tinggal menyesuaikan dengan perkembangan di lapangan. Hal yang lebih penting adalah menjaga komunikasi dan koordinasi dengan panitia provinsi. Mudah-mudahan hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk menjadi tuan rumah yang baik,” kata Sunggono.
Sementara itu, Ketua I LPTQ Provinsi Kaltim Abdul Khaliq mengatakan, audiensi tersebut merupakan bagian dari koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Kukar dan jajaran LPTQ dalam mempersiapkan MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kaltim.
Menurutnya, pertemuan berlangsung dengan baik dan menjadi kesempatan untuk bertukar masukan berdasarkan pengalaman penyelenggaraan MTQ pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami berharap pelaksanaan MTQH di Kabupaten Kukar kali ini dapat berlangsung lebih baik. Ada beberapa hal yang perlu dikoordinasikan, mulai dari pembukaan, kesiapan arena perlombaan, dewan hakim, hingga aspek teknis lainnya. Kami yakin Kabupaten Kukar siap menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQH tahun ini,” ungkapnya.