Penulis: Julika Hengin
KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menyiapkan pola pembinaan atlet secara berjenjang di lima kecamatan mulai 2027. Pembinaan akan dilakukan dengan melibatkan sekolah sebagai basis penjaringan atlet lokal.
Ketua KONI Mahulu Yessi Christianto mengatakan, program tersebut menjadi salah satu fokus kepengurusan KONI untuk membangun pembinaan olahraga secara berkelanjutan.
Pembinaan akan dilakukan secara rutin dengan bekerja sama dengan sekolah-sekolah di wilayah Mahulu.
“Di tahun 2027 kita akan melakukan pembinaan di lima kecamatan secara rutin, bekerja sama dengan sekolah-sekolah yang ada,” kata Yessi.
Menurutnya, pembinaan menyasar pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA. Secara keseluruhan terdapat sekitar 55 sekolah yang tersebar di 50 kampung pada lima kecamatan yang akan menjadi bagian dari sasaran pembinaan.
Yessi menjelaskan, pembinaan tersebut menjadi tahap awal untuk menemukan atlet-atlet potensial dari Mahulu. Hasil pembinaan kemudian akan diseleksi melalui Pekan Olahraga Kabupaten pada 2028.
“Dari hasil pembinaan ini, kita adakan Pekan Olahraga Kabupaten untuk menyeleksi atlet-atlet terbaik Mahakam Ulu,” ujarnya.
Dari proses seleksi tersebut, KONI berharap dapat memiliki atlet-atlet lokal yang terus dibina untuk menghadapi agenda olahraga di tingkat yang lebih tinggi.
Pembinaan akan dilanjutkan secara bertahap pada 2028, 2029 hingga 2030. Yessi mengatakan, pola tersebut disiapkan sebagai bagian dari persiapan Mahulu menghadapi Porprov berikutnya.
Selain pembinaan jangka panjang, KONI Mahulu juga memiliki agenda kompetisi tahunan melalui Bupati Cup.
Dalam satu periode kepengurusan selama empat tahun, Bupati Cup direncanakan digelar setiap tahun sehingga menjadi ruang kompetisi sekaligus pemantauan perkembangan atlet.
Pelaksanaan program pembinaan bagi pelajar juga akan disesuaikan dengan kalender pendidikan. KONI akan mengatur jadwal kegiatan agar tidak mengganggu proses belajar siswa.
“Jadi anak-anak sekolah ini tidak terganggu masa belajar,” kata Yessi.
Di tahun keempat kepengurusan, KONI Mahulu juga berencana menggelar KONI Award. Penghargaan tersebut akan diberikan kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi terhadap perkembangan olahraga Mahulu, mulai dari atlet, pelatih, wasit, pembina, sekolah, pemerintah hingga pihak swasta.
Yessi mengatakan, seluruh rangkaian program tersebut diharapkan menjadi bagian dari fondasi pembinaan olahraga yang dapat dilanjutkan oleh kepengurusan KONI berikutnya.












