Sabtu, 22/08/2026

Toko Elektronik di Barong Tongkok Terbakar

Sabtu, 22/08/2026

Petugas memadamkan api yang membakar Ruko di Simpang Busur, Barong Tongkok,(Adi/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Toko Elektronik di Barong Tongkok Terbakar

Sabtu, 22/08/2026

logo

Petugas memadamkan api yang membakar Ruko di Simpang Busur, Barong Tongkok,(Adi/Korankaltim.com)

Penulis : Kusmas Riadi KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Sebuah ruko bernama UD Ikhlas yang berada di kawasan Simpang Busur, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat, Sabtu (22/8/2026) pagi tadi terbakar dan menimbulkan kepanokan.

Ditengah petugas yang berjibaku memadamkan api, warga bergotong royong membantu mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan dari ruko yang berada tepat di sebelah bangunan terbakar.

Ruko UD Ikhlas yang berada di Jalan Sendawar Raya No. 10 tersebut merupakan toko yang menjual berbagai barang elektronik, sementara ruko yang berada tepat di sebelahnya adalah Toko Ulla yang menjual perabot dan perlengkapan rumah tangga.

Begitu api mulai membesar, warga khawatir kobaran merambat ke bangunan di sebelahnya. Warga bersama pemilik toko kemudian bergotong royong mengeluarkan barang-barang dagangan yang masih dapat diselamatkan dan memindahkannya ke tempat yang lebih aman.

Evakuasi berlangsung bersamaan dengan petugas yang terus berupaya mengendalikan api. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 15 unit untuk menangani kebakaran tersebut.

Koordinator Lapangan Damkar Induk Kubar David Herwoto, mengatakan pengerahan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan kejadian. “Setelah menerima laporan adanya kebakaran kami langsung mengerahkan unit dari Posko Barong Tongkok. Terus ditambah dari unit-unit Kecamatan Sekolaq, Kecamatan Melak, Kecamatan Bigung.

Jadi total unit itu ada 15 unit sampai di TKP,” kata David kepada Korankaltim.com. Ramainya warga yang berdatangan ke lokasi ikut mewarnai proses pemadaman. Petugas harus bekerja di tengah kerumunan warga yang memadati sekitar ruko saat api masih ditangani. Penanganan juga mendapat dukungan Water Cannon Polres Kubar dan Rescue Brimob.

“Warga yang ada di sekitar lokasi cukup padat,” ujar David. Petugas tidak hanya memadamkan kobaran api, tetapi juga melakukan pendinginan pada bangunan di sekitar lokasi untuk mencegah api merambat. Upaya tersebut dilakukan mengingat bangunan di kawasan tersebut berdempetan.

Ruko yang terbakar merupakan bangunan yang memanjang hingga ke bagian belakang. Struktur rumah yang saling tersambung membuat bangunan tersebut dihitung sebagai satu bangunan. “Sebenarnya ini rumah bersambung sampai ke belakang. Dihitungnya mungkin satu bangunan, tetap memanjang,” jelas David. Sementara ruko yang berada tepat di sebelahnya berhasil diselamatkan.

Bangunan tersebut sempat mengeluarkan asap dari bagian atap, tetapi tidak sampai terbakar. Menurut David, asap tersebut muncul akibat hawa panas dari bangunan yang terbakar namun tidak memunculkan api.

Aa dua bangunan yang terdampak dalam kejadian tersebut. Namun, salah satunya berhasil diselamatkan setelah petugas segera melakukan pendinginan.

Api berhasil dikuasai sekitar pukul 08.45 WITA. Setelah kobaran api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik panas yang kembali memicu kebakaran.

Dalam proses pemadaman, petugas juga harus memenuhi kebutuhan air di tengah kondisi kemarau. Sumber air diambil dari kawasan pertanian di Jalan Aji Tulur Jejangkat 1, sekitar satu kilometer dari lokasi kebakaran. Untuk menyedot air, petugas menggunakan pompa apung.

“Kalau untuk kendala ngisi air memang karena cuaca panas ini berkelanjutan, jadi kita memiliki kesulitan. Kita pakai pompa apung,” terang David. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Nilai kerugian tersebut masih dalam pendataan. David menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran berkaitan dengan masalah kelistrikan.

“Kalau melihat penyebabnya sendiri mungkin korslet listrik. Karena jam-jam seperti itu, tegangannya memang turun naik karena banyak aktivitas masyarakat, aktivitas pemerintahan, segala-galanya. Kalau jam-jam seperti itu memang sangat rawan,” katanya.

Untuk memastikan penyebab kebakaran, Tim Inafis Polres Kutai Barat masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Garis polisi telah dipasang untuk mengamankan TKP selama proses pemeriksaan berlangsung.

Editor: Aspian Nur

Toko Elektronik di Barong Tongkok Terbakar

Sabtu, 22/08/2026

Petugas memadamkan api yang membakar Ruko di Simpang Busur, Barong Tongkok,(Adi/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait