Minggu, 23/08/2026

Berau Catat 339 Titik Panas, Suhu Capai 37 Derajat Celsius

Minggu, 23/08/2026

Penanganan Karhutla di Wilayah Kabupaten Berau. (Foto: Istimewa)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Berau Catat 339 Titik Panas, Suhu Capai 37 Derajat Celsius

Minggu, 23/08/2026

logo

Penanganan Karhutla di Wilayah Kabupaten Berau. (Foto: Istimewa)

Penulis: Indri

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Kabupaten Berau menjadi wilayah dengan sebaran titik panas tertinggi di Kalimantan Timur (Kaltim) pada Sabtu (22/8/2026).

Berdasarkan pemantauan satelit Terra, Aqua, S-NPP, dan NOAA20 yang bersumber dari BRIN, tercatat 339 titik panas di Berau dari total 810 titik panas di seluruh Kaltim.

Data BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan periode 01.00–24.00 Wita menunjukkan, setelah Berau, sebaran titik panas terbanyak berada di Kutai Timur (Kutim) dengan 145 titik dan Kukar sebanyak 139 titik. Sementara Paser mencatat 115 titik dan Kutai Barat 61 titik.

Tingginya jumlah titik panas di Berau terjadi bersamaan dengan kondisi cuaca yang semakin panas. Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Kelas III Kalimarau Berau, Ade Heryadi, menyampaikan suhu maksimum di wilayah Berau mencapai 37,0 derajat Celsius pada 22 Agustus.

Angka tersebut menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Suhu maksimum tercatat 36,5 derajat Celsius pada 20 Agustus dan meningkat menjadi 36,2 derajat Celsius pada 21 Agustus sebelum kembali mencapai 37 derajat Celsius pada 22 Agustus.

Kondisi tersebut diperburuk dengan minimnya hujan. Berdasarkan pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH) periode 1–20 Agustus 2026, Berau berada dalam kategori menengah dengan 11–20 hari tanpa hujan.

Di sisi lain, jarak pandang di sejumlah wilayah juga mengalami penurunan. Visibility tercatat berkisar 1,5–6 kilometer dengan kondisi atmosfer berupa asap, kabut, dan haze.

Kecamatan Pulau Derawan menjadi wilayah dengan konsentrasi titik panas tertinggi di Berau, yakni 86 titik. Kondisi ini menjadi perhatian karena cuaca panas dan kering dapat meningkatkan potensi meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Angin permukaan di Berau tercatat bergerak dengan kecepatan 0–13 kilometer per jam, dengan arah dominan dari timur. Kondisi angin dan atmosfer yang relatif kering dapat membuat asap dari kebakaran lebih mudah menyebar ke wilayah sekitar.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, terutama dalam kondisi kekeringan meteorologis yang masih berlangsung.

“Jangan melakukan pembakaran lahan karena kondisi saat ini sangat mudah memicu kebakaran,” ujarnya.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu karhutla. Selain itu, informasi perkembangan cuaca dan potensi kebakaran diharapkan terus dipantau melalui aplikasi InfoBMKG, situs resmi BMKG, serta kanal informasi Stasiun Meteorologi Kelas II Kalimarau.

Dengan Berau menyumbang lebih dari 40 persen titik panas Kaltim pada periode tersebut, pengendalian sumber api di tingkat masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kondisi semakin memburuk.

“Waspadai kondisi cuaca dan terus perbarui informasi resmi BMKG,” pungkasnya.

Editor: Erwin

Berau Catat 339 Titik Panas, Suhu Capai 37 Derajat Celsius

Minggu, 23/08/2026

Penanganan Karhutla di Wilayah Kabupaten Berau. (Foto: Istimewa)

Share

Berita Terkait