Wakil Bupati Mahakam Ulu Suhuk dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Ke-II MUI Mahakam Ulu tahun 2025 menegaskan kehadiran MUI tidak hanya penting dalam membina umat secara spiritual, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan karakter masyarakat.
Menurutnya, ulama diharapkan dapat menyusun langkah-langkah strategis dan pemikiran yang implementatif agar peran keagamaan tidak berhenti pada tataran seremonial melainkan menyentuh persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, seperti degradasi moral, intoleransi, dan tantangan sosial akibat perkembangan teknologi informasi.
“Momentum Musda ini menjadi ajang refleksi bagi MUI Mahakam Ulu untuk memperkuat koordinasi, mempertegas peran ulama, dan merumuskan langkah yang sesuai dengan kebutuhan zaman,” kata Suhuk.
Ia juga menekankan pentingnya melahirkan kepengurusan MUI yang memiliki visi jauh ke depan, dengan figur ketua dan jajaran pengurus yang mampu membawa organisasi lebih maju dan berdampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah daerah berharap hasil Musda kali ini dapat menghasilkan keputusan yang memperkuat peran MUI dalam menjaga keharmonisan umat serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keislaman yang damai dan Rahmatan Lil ‘Alamin. (*)