Sudah pun Diberi Minum dan Makan, Warga Tarakan Ini Malah Bacok Pemilik Rumah
2 menit baca625 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TANJUNG SELOR – Tak tahu terima kasih, kalimat itu pantas diberikan kepada AA.
Bagaimana tidak, pria 40 tahun itu sudah pun diberi makan malah nekat membacok pemilik rumah yang baik hati hingga mengalami luka di sekujur tubuhnya.
Ulah AA itu dilakukannya pada Kamis (9/9/2021) petang lalu sekitar pukul 17.00 WITA di Jalan Poros Trans Kaltara Mentadau, Desa Sekatak Bengara, Sekatak, Bulungan.
Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona melalui Kapolsek Sekatak Iptu Mahmud mengatakan, AA saat ini sudah diamankan.
Belum diketahui motif pelaku yang tega melakukan penganiayaan ke pemilik rumah padahal korban sudah memberi makan dan numpang beristirahat.
“AA warga dari Berau, sudah kami amankan dan saat ini sudah ada di Mapolres Bulungan,” kata Mahmud.
Kronologis kejadian bermula ketika AA mampi di rumah korban untuk menumpang istirahat.
Tanpa berpikir panjang, korban langsung mempersilakan korban untuk melepas lelah setelah berjalan kaki dari arah Desa Sekatak Buji mengarah ke wilayah Tanjung Selor.
“Si pemilik rumah langsung mempersilahkan AA istirahat dan baring-baring di dalam rumah, diberi minum dan makan,” papar Mahmud.
Tidak lama berselang tiba-tiba AA langsung masuk dapur. Ketika ditanya oleh pemilik rumah, AA hanya menjawab ingin mengambil air putih untuk minum tapi hal itu dilakukannya hingga tiga kali.
Saat ketiga kalinya masuk ke dapur, AA keluar sambil membawa pisau yang diambilnya dari dapur rumah korban.
“Saat keluar, tiba-tiba pelaku langsung menyerang korban. Karena serangan itu, korban langsung lari keluar rumah. Tapi dikejar sampai akhirnya korban terkena bacokan di bagian tubuhnya,” jelasnya.
Beruntung, si pemilik rumah bisa diselamatkan oleh sang anak karena saat kejadian kedua anaknya sedang berada di rumah.
Meski begitu, korban mengalami satu luka robek di bagian tangan kiri, luka robek di bagian dada dan dua luka robek di bagian kepala.
“Korban mengalami luka di bagian tubuhnya. Saat ini masih dirawat di RSUD Tanjung Selor. Pelaku sudah kita amankan dan masih akan dikembangkan lagi,” tutup Mahmud.
Sumber: Korankaltara.com
Editor: Aspian Nur










