“Hasil survei menunjukkan 60 persen tingkat SMP setuju melakukan sekolah tatap muka, sedangkan untuk tingkat SD yang setuju sebanyak 54 persen. Kebijakan yang menginginkan daring silahkan, yang menginginkan offline tetap kita akomodir, tentu saja sekolah juga kita siapkan. Orangtua yang memiliki keputusan apapun tetap kita hargai,” kata Wali Kota Tarakan, Khairul Selasa (29/12/2020) kemarin
Jika tidak ada kendala 4 Januari 2021 akan menjadi masuk pertama sekolah tatap muka, sejak awal sekolah tatap muka akan menggunakan ruangan maksimal 50 persen dari kapasitas. Rencana awal, 50 persen anak melakukan sekolah tatap muka secara offline, 50 persen lainya melakukan sekolah secara daring. Hari berikutnya, yang daring jadi offline yang tatap muka berganti jadi online.
“Tetapi sekarang antara yang daring dengan yang tatap muka silakan berjalan masing-masing sesuai hasil survei, tidak lagi bergantian seperti rencana awal. Kebijakan ini akan berlaku sampai pandemi Covid-19 selesai,” ucap Khairul.
Selama ini, banyak orangtua yang mengeluh tidak bisa lagi mendidik anak di rumah, selain itu ada juga yang mengaku tidak mampu lagi membeli kuota internet. Oleh karena itu, pemerintah mengakomodir keinginan orang tua yang sudah mengharapkan adanya sekolah tatap muka.
“Kalau mau perang jangan ragu-ragu, kalau ragu-ragu jangan berangkat perang. Untuk teknis di sekolah nanti akan dijelaskan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tetapi yang pertama perlu diperhatikan adalah kapasitas ruangan, harus sesuai dengan protokol kesehatan. Selain itu, masuk kawasan sekolah harus cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” tegasnya.
Oleh karena itu, kantin sekolah tidak boleh buka, siswa diwajibkan membawa bekal dari rumah masing-masing.
“Pernyataan siap dari orang tua, termasuk antar jemput dan mematuhi protokol kesehatan. Sedangkan untuk durasi yang sebelumnya sekitar 6 jam setiap hari, selama pandemi akan dikurangi menjadi 4 jam dalam sehari sekolah tatap muka, sedangkan teknis lainya kita serahkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, karena berkaitan juga dengan kurikulum dan segala macam,” pungkasnya. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di korankaltara.com hari Rabu 30 Desmber 2020 dengan judul 4 Januari Sekolah Tatap Muka di Tarakan Dimulai