Ada tiga pasangan calon (Paslon) yang bertarung di Pilgub Kaltara
Yaitu Udin Hianggio – Undunsyah dengan nomor urut 1, nomor urut 2 Irianto Lambrie – Irwan Sabri dan paslon nomor urut 3 Zainal Arifin Paliwang – Yansen Tipa Padan.
Meski hasil rekapitulasi berjenjang dari KPU atas hasil pemilihan belum keluar, namun sejumlah lembaga survei telah mengeluarkan hasil hitung cepatnya (quick count) dan menempatkan pasangan nomor urut 3 dengan akronim ZIYAP memperoleh suara terbanyak. Diurutan kedua paslon nomor urut 2 IRAW dan nomor urut 1 U2-OK di posisi terbawah. Berdasarkan hitung cepat, Udin Hianggio – Undunsyah (20,65 persen), Irianto Lambrie – Irwan Sabri (34,24 persen), Zainal arifin paliwang – Yansen TP (45,11 persen)
Kendati belum pasti kalah, namun Irianto Lambrie sudah ikhlas dan sudah memberikan ucapan selamat kepada pasangan ZIYAP, yang memperoleh suara terbanyak versi quick count.
“Saya sebagai calon gubernur, sementara mengucapkan selamat kepada paslon nomor 3 Ziyap atas perolehan suara terbanyak berdasarkan Quick Count . Seperti yang sudah saya sampaikan, dalam kontestasi politik pilihan hanya ada dua: terpilih dan tidak terpilih,” tulis Irianto dalam akun pribadi miliknya di Facebook.
Irianto Lambrie juga tetap mengajak semua pihak untuk bersikap dewasa dan bijaksana. Yakni dengan mengikuti setiap tahapan dari KPU, dimana hasil pemilihan yang bersifat final adalah sesuai dengan real count.
“Atas nama pribadi dan keluarga, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua tim pemenangan, koalisi parpol dan seluruh relawan IRAW. Mari tetap bersikap elegan,” tulisnya lagi,
Sementara Udin Hianggio melalui juru bicara Dody Irfan mengaku pihaknya masih mengikuti proses Pilkada hingga KPU mengumumkan secara resmi perolehan suara.
Koalisi yang berserikat di tim pemenangan nomor urut 1 ini akan tetap mengawal seluruh tahapan. Ia tidak ingin ada kecurangan yang mencederai proses demokrasi di Provinsi Kaltara.
“Kalau pilkada sesuai aturan, fair, tidak menggunakan cara kotor, Pak Udin akan memberikan selamat kepada yang menang. Tetapi kalau ada temuan, kemenangan menggunakan cara-cara kotor, maka akan ada yang menggugat ke Mahkamah Konstitusi. Dan kita siap menang, siap kalah,” tegas Dody.
Sementara itu, Zainal Paliwang dalam konferensi pers, mengucapkan terima kasih kepada relawan, masyarakat Kaltara, penyelenggara, pihak keamanan, dan semua pihak yang telah menyukseskan pilkada.
“Terdapat perbedaan 11 persen antara (dengan) paslon lain. melihat angka tersebut, otomatis kami sudah bekerja bersama teman-teman dari koalisi, relawan, masyarakat, dan lainya, bahwa ini kerja yang cukup lama dan menghasilkan yang cukup baik,” harap Zainal. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di korankaltara hari Kamis 10 Desember 2020 dengan judul ZIYAP Suara Terbanyak Versi Hitung Cepat