Meski saat ditemukan kondisi granat sudah berlumpur,namun diperkirakan granat masih aktif sehingga langsung dilakukan evakuasi dan dibawa ke Mako Sat Brimob Polda Kaltara.
Ps Pasi Ops Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kaltara, Aipda Akhmad Sofri menuturkan, granat nanas ini ditemukan warga saat sedang membersihkan rumah akibat dampak longsor di Jalan Anggrek, RT 14 Kelurahan Karang Anyar..
Warga yang menemukan langsung melaporkan ke polisi. Kemudian, dari polisi yang melanjutkan laporan tersebut ke Sat Brimob Polda Kaltara.
“Kami langsung menuju ke lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi. Granat nanas ini kami perkirakan beratnya sekitar 1 kg. Diduga merupakan sisa perang dunia kedua,” ujarnya, dikutip dari Koran Kaltara, Kamis (1/10/2020).
Granat ini diperkirakan memiliki radius aman sekitar 100 meter jika meledak. Biasanya, granat jenis ini merupakan peledak yang dilepaskan dari pesawat udara.
Karena Tarakan merupakan salah satu wilayah peninggalan perang dunia kedua, dipastikan memang tidak meledak saat dijatuhkan dan akhirnya muncul di permukaan saat terjadi tanah longsor.
Rencananya, granat ini akan dilakukan disposal dan mencerai-beraikan bersama peledak lain peninggalan perang dunia kedua yang sudah diamankan sebelumnya.
Lebih lanjut, kata Sofri, nantinya disposal akan dilakukan di tempat yang sangat aman dan jauh dari pemukiman warga.
Untuk disposal terhadap bom yang ditemukan warga, sudah pernah dilakukan tim di wilayah pertambakan yang tidak aktif dan dianggap sangat jauh dari pemukiman warga.
Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), pelaksanaan disposal diperlukan tempat yang jauh dari pemukiman warga hingga jarak 3 km.
“Tahun lalu kami lakukan disposal ada ratusan dan tahun ini sudah sekitar 60 (bom) di pertambakan yang ada di sekitaran Mangkupadi, Kabupaten Bulungan,” lanjutnya.
Diakuinya, biasanya saat warga melakukan penggalian tanah ada saja yang ditemukan seperti peledak atau bom dengan jenis serupa dan bahkan ada yang lebih besar lagi.
“Memang untuk beberapa wilayah di Tarakan sering ditemukan granat maupun bom jenis lainnya, makanya, warga yang menemukan benda yang dicurigai granat atau bom jenis lainnya agar segera lapor,” katanya.[]
Editor : Rusdi
*Berita/artikel ini, telah tayang di Korankaltara.com, pada Kamis 1 Oktober 2020, dengan judul "Warga Temukan Granat Nanas, Diprediksi Masih Aktif,"