Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindagkop dan UMKM Bulungan Hj Murtina mengatakan, saat ini proses hibah masih ditindaklanjuti. Jika nanti telah dihibahkan, pengelolaan pasar selanjutnya diserahkan ke pihak desa.
Untuk kembali menghidupkan pasar tersebut dalam waktu dekat juga diagendakan akan digelar pasar murah di lokasi pasar Cinta Damai. Ini sebagai sarana promosi dan mengaktifkan kembali pedagang di pasar itu. “Sebelumnya kami sudah lakukan kerja bakti membersihkan pasar, setelah itu rencananya ada pasar murah. Untuk awal, pedagang yang ada di pasar induk sebagian dikerahkan kesana. Insya Allah mulai Minggu (13 /9) pekan depan,” sebutnya
Pasar murah nantinya ada pedagang sayur, keperluan dapur, sembako dan lainnya. Dimungkinkan, sementara pasar akan beroperasi dua kali seminggu. Misalnya setiap hari Minggu dan Kamis. “Kami perkenalkan dulu ke masyarakat, kalau sudah kenal dan banyak yang berkunjung, mungkin saja pasar akan kita aktifkan setiap hari, dikelola desa,” jelas Murtina.
Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala sudah meninjau pasar itu dan mengatakan meski aset pasar telah dihibahkan pengawasan tetap harus dilakukan. Ia pun menyayangkan adanya oknum yang tak bertanggung jawab yang merusak fasilitas pasar. “Sangat disayangkan, walaupun tidak dipakai, kan bukan berarti ini kita telantarkan. Posisi pasar memang perlu adanya promosi diluar agar diketahui bahwa ada pasar di sini. Pedagang harus sabar. Nanti kita tambah papan informasi di gerbang depan,” kata Ingkong. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di koran kaltara hari Rabu 9 September 2020 dengan judul Mangkrak, Pasar Cinta Damai akan Dihidupkan Lagi