Seluruh data Jalan Tanjung Selor – Peso dilaporkan ke KSP termasuk kaitannya dengan status jalan. Kabar menggembirakan dari hasil pertemuan itu adalah rencana pengambilalihan status jalan menjadi jalan nasional sehingga pembangunan jalan tersebut akan dilakukan oleh pemerintah pusat dengan sumber pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembangunan jalan ke Peso diharapkan bisa secepatnya dilakukan untuk mendukung mobilisasi ke lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). “Kalau mengandalkan APBD sulit, jadi kami usulkan ke pusat. Alhamdulillah, informasinya akan disetujui,” papar Sudjati.
Terpisah, Asisten II Sekkab Bulungan Hamdani mengungkapkan, dalam rapat tersebut pihak KSP menyampaikan, melalui tim akan melakukan kunjungan ke Bulungan 20 Agustus pekan depan. “Kami belum tahu, apakah Pak Moeldoko (Kepala KSP) langsung yang datang atau staf-nya. Rencananya, dalam kunjungan kerja itu, KSP akan meninjau langsung kondisi Jalan Tanjung Selor-Peso yang akan dialihkan ke pusat. Kalau terkait data jalan sudah kami serahkan ke pusat. Harapannya, setelah itu jalan itu bisa dibangun,” sebut Hamdani.
Kalau harus dibangun melalui APBD menurutnya sulit direalisasikan apalagi jalan tersebut cukup panjang. “Provinsi pun belum tentu bisa mengakomodasi jadi kami usulkan ke pusat. Kalau di pusat kemungkinan anggaran triliunan tidak ada masalah. Sementara di tingkat daerah anggaran sebesar itu masih sulit untuk bisa terealisasi. Karena dalam pembangunan itu, bukan hanya jalan yang dibangun, tetapi juga ada beberapa jembatan,” paparnya. (*)
Penulis: */Nurjanah
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah terbit di koran kaltim hari Rabu 5 Agustus 2020 dengan judul "Jalan Tanjung Selor-Peso Dialihkan ke Pusat"