Bukan ikan yang didapat, justru nyawanya melayang akibat diserang buaya ganas di kolam tersebut. Kaki kanan Stephen diseret masuk ke dalam kolam. Gigi dan taring buaya yang tajam mencabik-cabik badan dan memutuskan lengan kanan korban. Bahkan jenazah TKI Malang tersebut ditemukan tanpa kepala.
Konsulat RI – Malaysia di Tawau Sulistijo Djati Ismojo melalui Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya Firma Agustina membenarkan peristiwa maut tersebut.
“Kepalanya hilang akibat dimangsa buaya,”ujarnya dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (20/5/2019).
Dalam pergumulan tersebut, Stephen terus mencoba meronta dan berteriak meminta pertolongan kepada pekerja lain. Namun nasib berkata lain, Stephen akhirnya meninggal di kolam tersebut dengan keadaan memprihatinkan.
Temuan sosok jenazah diketahui setelah rekan korban lain bernama Mohd Said bin Sigirah (38) melaporkannya ke aparat setempat. Kepala Balai Polis Lahad Datu ACP Mansor lalu meneruskan laporan tersebut ke KRI Tawau.
Jenazah Stephen yang memprihatinkan tersebut dikenali keluarga dari pakaian yang dikenakan, TKI dengan nomor pasport AT 688610 ini, kemudian diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan secara layak.(*)
Editor : Sobirin