Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengungkapkan rasa antusiasmenya terhadap gelaran PRK tahun ini. Berbagai kegiatan menarik telah disiapkan, mulai dari talk show hingga kegiatan interaktif lainnya.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk datang dan menikmati kemeriahan PRK 2025," kata Sri melansir dari Antaranewskaltim.com Rabu (8/1/2025) pagi ini.
PRK 2025 diisi oleh 110 stan yang terdiri dari perangkat daerah, UMKM, perusahaan dan berbagai pihak lainnya. Kehadiran stan UMKM diharapkannya dapat mendorong perputaran ekonomi selama acara berlangsung.
"Tahun lalu, perputaran uang di PRK mencapai hampir Rp30 Miliar. Tahun ini, dengan adanya berbagai daya tarik seperti konser Slank, kami optimistis target lebih dari itu bisa tercapai," jelasnya.
Rangkaian acara PRK 2025 telah dimulai sejak Senin (6/1/2025) lalu dengan pemberian penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Aula Odah Etam. Puncak peringatan HUT Kaltim berlangsung Kamis (9/1/2205) besok malam dengan menggelar konser menghadirkan grup band legendaris Slank. "Konser dimulai jam tujuh malam dengan sistem registrasi online untuk kenyamanan dan keamanan penonton," jelas Sri.
Sehari setelahnya pada Jumat (10/1/2025) lusa, Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik bersama rombongan dan grup band Slank melakukan kunjungan ke Bukit Baeduri Energi (BBE), Kutai Kartanegara. Di sana, mereka akan melakukan penanaman padi di lahan eks tambang sebagai simbol komitmen pemulihan lingkungan.
Uniknya, perjalanan menuju lokasi diiringi oleh komunitas skuter listrik. Sebanyak 50 skuter akan mengawal perjalanan dari kantor Camat Sungai Kunjang ke BBE. Ini menunjukkan upaya mewujudkan transportasi yang modern dan ramah lingkungan.
Selain konser musik, rangkaian HUT Kaltim juga dimeriahkan dengan kegiatan olahraga. Pada Sabtu (11/1/2025), diadakan sepeda santai sejauh 18 kilometer di dalam Kota Samarinda. Keesokan harinya, Minggu (12/1/2025), diadakan jalan santai sejauh 1,8 kilometer di Stadion Kadrie Oening, yang diakhiri dengan upacara penutupan malam harinya.
Editor: Aspian Nur