Ketua Komisi IV DPRD Kukar, M Andi Faisal, mengaku tersanjung melihat besarnya kepedulian masyarakat Bukit Pariaman yang bergerak bersama menggalang dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Jalan Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong.
Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Ical tersebut menilai, langkah masyarakat Bukit Pariaman menjadi contoh nyata bahwa semangat gotong royong dan rasa persaudaraan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kepedulian itu bahkan melampaui batas wilayah administrasi, karena warga Tenggarong Seberang turut merasakan kesedihan yang dialami masyarakat Tenggarong. Seperti diketahui bersama, Desa Bukit Pariaman selalu menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Tenggarong, baik di Kelurahan Timbau, Baru, Melayu dan yang terbaru di Kelurahan Loa Ipuh.
“Saya sangat mengapresiasi dan merasa tersanjung melihat respons cepat masyarakat Desa Bukit Pariaman. Di tengah musibah yang dialami saudara-saudara kita, mereka langsung bergerak bersama untuk membantu. Ini menunjukkan bahwa rasa kemanusiaan, kepedulian, dan semangat gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat kita,” kata Ical kepada korankaltim.com siang ini.
Anggota DPRD Kukar dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Tenggarong Seberang, Sebulu, dan Muara Kaman ini menyebut, kepedulian masyarakat seperti ini memiliki arti penting bagi korban yang tengah berupaya bangkit setelah kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya dinilai dari jumlah uang atau barang yang diserahkan. “Kehadiran masyarakat, dukungan moral, dan kesediaan berbagi di saat orang lain mengalami kesulitan merupakan bentuk solidaritas yang sangat berarti,” sebutnya.
Sebelumnya, masyarakat Desa Bukit Pariaman menunjukkan kepedulian tersebut dengan menyerahkan donasi sebesar Rp31 juta beserta bantuan sembako kepada korban kebakaran di Jalan Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Senin (19/10/2026) sore menjelang petang.
Bantuan diserahkan langsung Kepala Desa Bukit Pariaman, Sugeng Riyadi, didampingi para relawan, kepada pihak kelurahan dan Pemerintah Kecamatan Tenggarong.
Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan setelah kebakaran kembali menimpa warga Tenggarong, menyusul musibah serupa yang sebelumnya terjadi di Kelurahan Melayu. Kondisi ini menggerakkan masyarakat Bukit Pariaman untuk kembali menghimpun bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.
Ical menilai, gerakan kolektif masyarakat tersebut patut menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kukar. “Ketika masyarakat bersedia saling membantu, beban yang dirasakan korban dapat diringankan dan mereka memiliki dukungan untuk kembali menata kehidupan,” bebernya.
Bagi Ical, musibah yang dialami satu kelompok masyarakat merupakan panggilan kemanusiaan bagi masyarakat lainnya. Karena itu, ia berharap budaya saling membantu terus dipertahankan, baik melalui gerakan masyarakat, pemerintah desa, relawan, maupun berbagai elemen sosial.
Ia juga mengapresiasi partisipasi warga Bukit Pariaman yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu korban. Semangat tersebut menunjukkan bahwa kepedulian dapat tumbuh dari lingkungan masyarakat sendiri ketika ada kesadaran untuk hadir dan berbagi.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga kebersamaan dan tidak membiarkan saudara-saudara kita menghadapi musibah sendirian. Semoga bantuan ini meringankan beban para korban, memberikan kekuatan bagi mereka untuk bangkit, dan menjadi pengingat bagi kita semua agar terus menjaga semangat gotong royong,” pesannya.
Ia berharap tidak ada lagi musibah kebakaran maupun bencana lain yang menimpa masyarakat Kukar. Selain memperkuat solidaritas, upaya pencegahan dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran juga perlu menjadi perhatian bersama.
Kepedulian Desa Bukit Pariaman menjadi gambaran bahwa kekuatan masyarakat tidak hanya terlihat ketika keadaan berjalan baik, tetapi juga ketika sesama membutuhkan pertolongan. Donasi Rp31 juta dan bantuan sembako tersebut menjadi bukti nyata bahwa rasa persaudaraan dapat melintasi wilayah dan menyatukan masyarakat dalam aksi kemanusiaan.
“Ditengah duka akibat kebakaran, semangat gotong royong itulah yang diharapkan terus tumbuh, agar para korban merasa didampingi dan memiliki kekuatan untuk kembali bangkit,” demikian Ical. (adv)
Ketua Komisi IV DPRD Kukar, M Andi Faisal, mengaku tersanjung melihat besarnya kepedulian masyarakat Bukit Pariaman yang bergerak bersama menggalang dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Jalan Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong.
Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Ical tersebut menilai, langkah masyarakat Bukit Pariaman menjadi contoh nyata bahwa semangat gotong royong dan rasa persaudaraan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kepedulian itu bahkan melampaui batas wilayah administrasi, karena warga Tenggarong Seberang turut merasakan kesedihan yang dialami masyarakat Tenggarong. Seperti diketahui bersama, Desa Bukit Pariaman selalu menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Tenggarong, baik di Kelurahan Timbau, Baru, Melayu dan yang terbaru di Kelurahan Loa Ipuh.
“Saya sangat mengapresiasi dan merasa tersanjung melihat respons cepat masyarakat Desa Bukit Pariaman. Di tengah musibah yang dialami saudara-saudara kita, mereka langsung bergerak bersama untuk membantu. Ini menunjukkan bahwa rasa kemanusiaan, kepedulian, dan semangat gotong royong masih sangat kuat di tengah masyarakat kita,” kata Ical kepada korankaltim.com siang ini.
Anggota DPRD Kukar dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Tenggarong Seberang, Sebulu, dan Muara Kaman ini menyebut, kepedulian masyarakat seperti ini memiliki arti penting bagi korban yang tengah berupaya bangkit setelah kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya dinilai dari jumlah uang atau barang yang diserahkan. “Kehadiran masyarakat, dukungan moral, dan kesediaan berbagi di saat orang lain mengalami kesulitan merupakan bentuk solidaritas yang sangat berarti,” sebutnya.
Sebelumnya, masyarakat Desa Bukit Pariaman menunjukkan kepedulian tersebut dengan menyerahkan donasi sebesar Rp31 juta beserta bantuan sembako kepada korban kebakaran di Jalan Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Senin (19/10/2026) sore menjelang petang.
Bantuan diserahkan langsung Kepala Desa Bukit Pariaman, Sugeng Riyadi, didampingi para relawan, kepada pihak kelurahan dan Pemerintah Kecamatan Tenggarong.
Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan setelah kebakaran kembali menimpa warga Tenggarong, menyusul musibah serupa yang sebelumnya terjadi di Kelurahan Melayu. Kondisi ini menggerakkan masyarakat Bukit Pariaman untuk kembali menghimpun bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.