Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Turnamen sepak bola Muara Wis Cup 2026 resmi berakhir dengan sukses pada Sabtu (17/10/2026).
2 menit baca7 kali dibaca

Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Turnamen sepak bola Muara Wis Cup 2026 resmi berakhir dengan sukses pada Sabtu (17/10/2026).
Ajang kompetisi antartim tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Aji Ali Husni, yang menilai turnamen lokal memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi atlet sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
Aji Ali Husni hadir langsung dalam penutupan turnamen sekaligus menyerahkan trofi kepada tim juara. Pada laga final yang mempertemukan Yustina Prima melawan Tanjung Putra FC, Yustina Prima berhasil keluar sebagai pemenang dan meraih gelar juara pertama.
Kehadiran Kadispora Kukar menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga di tingkat kecamatan dan desa. Kompetisi seperti Muara Wis Cup dinilai menjadi ruang bagi pemain untuk mengasah kemampuan, menguji hasil latihan, serta membangun mental bertanding.
Saat dikonfirmasi Korankaltim.com, Kamis (22/10/2026), Aji Ali Husni menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, seluruh peserta, dan masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan turnamen tersebut.
“Dispora Kukar mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Muara Wis Cup 2026. Turnamen seperti ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih kemenangan, tetapi juga wadah pembinaan atlet, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat kebersamaan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak talenta sepak bola Kukar yang berkembang dan mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” kata Aji Ali.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan turnamen sepak bola di daerah tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi juga dari partisipasi masyarakat, semangat para pemain, serta terjaganya suasana kompetisi yang aman dan menjunjung tinggi sportivitas.
Melalui pertandingan yang kompetitif, para pemain mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan teknis, kedisiplinan, kerja sama tim, dan mental bertanding. Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi atlet yang ingin berkembang dan meniti prestasi di dunia sepak bola.
Dispora Kukar juga memandang kompetisi tingkat lokal sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga daerah. Potensi atlet dapat tumbuh ketika tersedia ruang pertandingan yang berkelanjutan, dukungan masyarakat, serta perhatian dari berbagai pihak terhadap pembinaan olahraga.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, penyelenggara, klub, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar turnamen serupa tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga memberikan kontribusi bagi perkembangan olahraga.
Penutupan Muara Wis Cup 2026 turut dihadiri Anggota DPRD Kukar Dapil VI Taufik Ridianur, Kepala Bidang Prestasi Olahraga Dispora Kukar Rita Agustina, Camat Muara Wis, Camat Kota Bangun, perwakilan Camat Muara Muntai, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta para kepala desa se-Kecamatan Kota Bangun.
Pemerintah Kabupaten Kukar berharap semangat kompetisi yang ditunjukkan dalam Muara Wis Cup 2026 dapat menjadi dorongan bagi tumbuhnya kegiatan olahraga masyarakat di berbagai wilayah.
“Dengan semakin banyaknya kompetisi yang berkualitas dan berkesinambungan, Kukar diharapkan mampu memperluas kesempatan pembinaan atlet, melahirkan talenta-talenta potensial, serta membangun budaya olahraga yang sehat dan berprestasi,” harap Aji Ali. (adv)
Ajang kompetisi antartim tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Aji Ali Husni, yang menilai turnamen lokal memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi atlet sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
Aji Ali Husni hadir langsung dalam penutupan turnamen sekaligus menyerahkan trofi kepada tim juara. Pada laga final yang mempertemukan Yustina Prima melawan Tanjung Putra FC, Yustina Prima berhasil keluar sebagai pemenang dan meraih gelar juara pertama.
Kehadiran Kadispora Kukar menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga di tingkat kecamatan dan desa. Kompetisi seperti Muara Wis Cup dinilai menjadi ruang bagi pemain untuk mengasah kemampuan, menguji hasil latihan, serta membangun mental bertanding.
Saat dikonfirmasi Korankaltim.com, Kamis (22/10/2026), Aji Ali Husni menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, seluruh peserta, dan masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan turnamen tersebut.

“Dispora Kukar mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Muara Wis Cup 2026. Turnamen seperti ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih kemenangan, tetapi juga wadah pembinaan atlet, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat kebersamaan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak talenta sepak bola Kukar yang berkembang dan mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” kata Aji Ali.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan turnamen sepak bola di daerah tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi juga dari partisipasi masyarakat, semangat para pemain, serta terjaganya suasana kompetisi yang aman dan menjunjung tinggi sportivitas.
Melalui pertandingan yang kompetitif, para pemain mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan teknis, kedisiplinan, kerja sama tim, dan mental bertanding. Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi atlet yang ingin berkembang dan meniti prestasi di dunia sepak bola.
Dispora Kukar juga memandang kompetisi tingkat lokal sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga daerah. Potensi atlet dapat tumbuh ketika tersedia ruang pertandingan yang berkelanjutan, dukungan masyarakat, serta perhatian dari berbagai pihak terhadap pembinaan olahraga.







Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, penyelenggara, klub, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar turnamen serupa tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga memberikan kontribusi bagi perkembangan olahraga.
Penutupan Muara Wis Cup 2026 turut dihadiri Anggota DPRD Kukar Dapil VI Taufik Ridianur, Kepala Bidang Prestasi Olahraga Dispora Kukar Rita Agustina, Camat Muara Wis, Camat Kota Bangun, perwakilan Camat Muara Muntai, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta para kepala desa se-Kecamatan Kota Bangun.
Pemerintah Kabupaten Kukar berharap semangat kompetisi yang ditunjukkan dalam Muara Wis Cup 2026 dapat menjadi dorongan bagi tumbuhnya kegiatan olahraga masyarakat di berbagai wilayah.
“Dengan semakin banyaknya kompetisi yang berkualitas dan berkesinambungan, Kukar diharapkan mampu memperluas kesempatan pembinaan atlet, melahirkan talenta-talenta potensial, serta membangun budaya olahraga yang sehat dan berprestasi,” harap Aji Ali. (adv)





Pusat gempa berada di darat 9 km utara Tanggamus
21 Okt 2026, 18:58:36 WIB • Kedalaman 3 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG