
Rabu, 08/07/2026
Rabu, 08/07/2026
Anggota DPRD Bontang, Arfian Arsyad (Dok. Setwan)

Rabu, 08/07/2026

Anggota DPRD Bontang, Arfian Arsyad (Dok. Setwan)
Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG – berulang dalam beberapa waktu terakhir di Kota Bontang menuai sorotan DPRD setempat. Gangguan pasokan listrik tersebut, berdasarkan penjelasan UP3 PLN, dipicu kendala pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU).
Menanggapi kondisi itu, Anggota DPRD Bontang, Arfian Arsyad, mendesak PLN segera mempercepat perbaikan pembangkit agar pasokan listrik kembali normal.
“Hampir setiap hari ada pemberitahuan pemadaman listrik dan penyebabnya pasti karena pembangkit, cepat diperbaiki,” ucapnya, Rabu (8/7/2026).
Ia menjelaskan, pemadaman listrik yang terjadi terus menerus sangat mengganggu masyarakat. Aktivitas sehari-hari menjadi terhambat, terlebih lagi bagi dunia usaha.
Keluhan masyarakat terus bermunculan akibat pemadaman listrik bergilir. Mulai dari ibu rumah tangga yang mengeluhkan pompa air tidak berfungsi, bahan makanan di dalam kulkas rusak, hingga kegiatan belajar anak terganggu.
Dampaknya juga dirasakan pelaku usaha. Sejumlah restoran mengalami kerugian karena bahan baku membusuk, sementara usaha konveksi dan kafe kesulitan beroperasi, termasuk melayani transaksi nontunai atau e-money akibat pemadaman bergilir.
Bahkan, fasilitas publik seperti halnya ATM, SPBU hingga rumah sakit yang sangat bergantung pada listrik tidak dapat memberikan layanan maksimal kepada pasien.
“Banyak sekali pihak mengalami kerugian ketika listrik padam. Tidak boleh dibiarkan begitu saja,” paparnya.
Arfian menegaskan, berbagai bentuk kerugian ini harus ditanggung penuh oleh PLN. Mereka dinilai wajib memberikan kompensasi dalam bentuk pengurangan tagihan maupun lainnya.
Kerusakan PLTGU diharapkan tidak menjadi alasan klasik setiap saluran listrik terputus. Transparansi merupakan hal terpenting demi menjaga kepercayaan konsumen. (adv)
Editor: Erwin

Rabu, 08/07/2026
Anggota DPRD Bontang, Arfian Arsyad (Dok. Setwan)
TERPOPULER