Kegiatan ditandai dengan penanaman 500 bibit pohon di kawasan konservasi, pembagian bibit tanaman buah kepada masyarakat, serta layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis.
Achmad Djufrie mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial Rakernas, tetapi juga membawa pesan penting tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Pelestarian lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Penanaman pohon, perlindungan kawasan konservasi, dan pemberdayaan masyarakat merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Menurutnya, semangat yang dibangun melalui kegiatan penghijauan dalam Rakernas ADPSI dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah untuk memperkuat kebijakan yang berpihak pada lingkungan hidup.
“Pengalaman dan semangat yang diperoleh dari kegiatan ini tentu bisa diimplementasikan di Kalimantan Utara, baik melalui kebijakan perlindungan hutan, penguatan konservasi, maupun program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” kata Achmad Djufrie.
Ia menambahkan, keikutsertaan DPRD Kalatar dalam agenda tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antarlembaga legislatif provinsi di Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen terhadap pembangunan yang berkelanjutan. (Adv)
Editor: Erwin