
Senin, 06/07/2026
Senin, 06/07/2026
Tampak bangunan Indomaret yang di tolak oleh warga. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)

Senin, 06/07/2026

Tampak bangunan Indomaret yang di tolak oleh warga. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)
Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG - Anggota DPRD Bontang, Komisi C, Bonnie Sukardi, menyikapi adanya penolakan warga Kelurahan Telihan terhadap adanya ritel modern.
Dia mengatakan bahwa sebagai salah satu kota yang ramah investasi, pemerintah daerah harus memastikan para investor telah melakukan tahapan sesuai persyaratan.
"Tentunya sebelum Indomaret ini berdiri dan beroperasi, pemiliknya harus mendapatkan rekomendasi dari pejabat sekitar," ungkapnya.
Selain itu, perlu juga sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Terlebih lagi bagi para pelaku UMKM yang sudah lebih dulu beroperasi disitu.
Menurutnya, penolakan warga harus disikapi dengan baik. Pun dia menyarankan agar dilakukannya mediasi dengan menghadirkan seluruh pihak.
"Kita perlu mencari jalan tengah. Investasi tidak boleh sampai mematikan UMKM yang menjadi mata pencaharian," jelasnya.
Indomaret tersebut saat ini sudah bisa beroperasi. Maka, sangat disayangkan jika harus terhenti. Masalah ini wajib segera diselesaikan.
Dia memberi saran, agar toko modern menampung seluruh hasil produk olahan tangan warga. Dengan begitu, seluruh pihak akan merasa diuntungkan.
Selain perihal bangunan, Anggota Komisi C iru juga menyoroti pengelolaan laham parkir. Ia menekankan OPD terkait, yaitu Dinas Perhubungan (Dishub) mengelolannya dengan baik untuk menjadi sumber PAD. (Adv)

Senin, 06/07/2026
Tampak bangunan Indomaret yang di tolak oleh warga. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)
TERPOPULER