
Sabtu, 19/09/2026
Sabtu, 19/09/2026
Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis tahun 2026 di pusatkan di Kecamatan Sangkulirang (PBSI)

Sabtu, 19/09/2026

Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis tahun 2026 di pusatkan di Kecamatan Sangkulirang (PBSI)
Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA- Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis Kutai Timur (Kutim) 2026 dipusatkan di HB Arena Billiard & Badminton atau GOR Habibi, Desa Benua Baru, Kecamatan Sangkulirang.
Kompetisi tersebut tidak hanya diarahkan sebagai ajang perebutan gelar juara tetapi menjadi bagian dari upaya membangun budaya olahraga sekaligus membuka ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan minat dan bakat. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kejurkab Bulutangkis Kutim. Menurutnya, pembinaan olahraga memiliki manfaat yang lebih luas karena berkaitan dengan pola hidup sehat dan aktivitas positif masyarakat.
“Olahraga harus kita tempatkan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Bukan hanya untuk melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk masyarakat yang sehat dan aktif,” kata Basuki.
Ia mengapresiasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kutim yang terus mendorong perkembangan bulutangkis hingga ke berbagai kecamatan. Menurutnya, kompetisi di tingkat kabupaten dapat menjadi salah satu tahapan untuk melihat potensi atlet yang nantinya bisa dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan.
"Para atlet yang berhasil meraih juara tidak berhenti pada pencapaian tersebut. Hasil pertandingan mampu menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan melalui latihan yang lebih disiplin," ujarnya. Sebaliknya, bagi yang sudah menjadi juara, jangan merasa cukup. Terus tingkatkan kemampuan. Sementara bagi yang belum berhasil menjadikan hasil ini sebagai pengalaman untuk kembali berlatih dan mencoba lagi.
Selain aspek prestasi, kegiatan olahraga memiliki fungsi sosial. Turnamen dapat mempertemukan masyarakat dalam kegiatan yang sehat sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah lingkungan. "Aktivitas olahraga dapat menjadi salah satu pilihan kegiatan produktif bagi generasi muda," jelasnya.
Dengan tersedianya ruang untuk berolahraga dan berkompetisi, anak muda memiliki wadah untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menghindari berbagai aktivitas yang berisiko. “Anak-anak muda perlu diberikan ruang untuk melakukan kegiatan yang positif agar.bisa mengembangkan potensi sekaligus membangun pergaulan yang sehat,” ucapnya.
Sementara Ketua PBSI Kutim Daniel Politius Sebayang mengatakan, turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi atlet maupun pebulutangkis dari berbagai daerah di Kutim untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperluas pengalaman bertanding.
“Kami berharap kejuaraan ini terus berkembang dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkompetisi," ujar Daniel. PBSI Kutim akan terus mendorong pembinaan dan penjaringan atlet di berbagai wilayah. Sehingga mampu memperluas basis atlet sekaligus melahirkan pemain potensial ke level lebih tinggi.
"Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan kami berharap menjadi bagian dari proses panjang dalam membangun prestasi," pungkasnya. (adv)

Sabtu, 19/09/2026
Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis tahun 2026 di pusatkan di Kecamatan Sangkulirang (PBSI)
TERPOPULER