Jumat, 18/09/2026

Kolaborasi Dosen FKIP dan Pertanian Unmul, Mengenalkan Technopreneurship Berbasis Diversifikasi Pangan Lokal dari Cempedak  

Jumat, 18/09/2026

Saat Pemaparan Materi Pertama oleh Narasumber : Husnawati, S.Pd., M.Pd. (Foto: Istimewa)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Kolaborasi Dosen FKIP dan Pertanian Unmul, Mengenalkan Technopreneurship Berbasis Diversifikasi Pangan Lokal dari Cempedak  

Jumat, 18/09/2026

logo

Saat Pemaparan Materi Pertama oleh Narasumber : Husnawati, S.Pd., M.Pd. (Foto: Istimewa)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Kolaborasi lintas bidang keilmuan antara dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Prodi Pendidikan Masyarakat dan Fakultas Pertanian Prodi Penyuluhan Pertanian dari Universitas Mulawarman turut mewarnai pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Yayasan Pendidikan Ashabul Kahfi Kalimantan Timur, Samarinda Jalan Lubuk Sawa, Sungai Pinang, Kota. Sabtu (11/07/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan dua materi yang mengintegrasikan aspek pendidikan, kewirausahaan, pangan lokal, serta ketahanan pangan keluarga. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Tim PKM Universitas Mulawarman dalam mengembangkan Technopreneurship Berbasis Diversifikasi Pangan Lokal Cempedak.

WhatsApp Image 2026-09-18 at 08.52.33.jpegNarasumber pertama, Husnawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi “Inovasi Kue Cempedak: Technopreneurship Berbasis Pangan Lokal sebagai Media Pembelajaran Kreatif dan Peluang Usaha.” Materi tersebut menekankan bahwa pengolahan cempedak tidak hanya dapat menghasilkan produk pangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai konteks pembelajaran kreatif sekaligus mengenalkan peluang usaha kepada peserta.

Sementara itu, narasumber kedua, Qurratu Aini, S.Gz., M.Si., menyampaikan materi “Diversifikasi Produk Cempedak sebagai Pangan Lokal Inovatif dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Gizi Keluarga.” Materi ini memberikan wawasan mengenai pemanfaatan cempedak secara lebih beragam sehingga memiliki nilai guna bagi keluarga.

WhatsApp Image 2026-09-18 at 08.52.42.jpegKolaborasi kedua bidang tersebut memberikan perspektif yang saling melengkapi. Aspek pendidikan dan technopreneurship diarahkan pada bagaimana pengalaman mengolah pangan lokal dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran, sedangkan aspek pangan memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan bahan lokal secara inovatif.

Adapun guru Yayasan Pendidikan Ashabul Kahfi Kalimantan Timur, Nur Hidayat, S.Pd., dan Puji Rahayu., S.Pd. menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut Ke dua guru tersebut, kegiatan PKM memberikan pengalaman yang berbeda karena guru tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga mendapatkan pengetahuan yang dapat dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi guru. Materinya tidak hanya tentang membuat produk, tetapi juga bagaimana potensi cempedak dapat dikembangkan menjadi pembelajaran dan kegiatan yang bermanfaat bagi keluarga maupun siswa,” ujar Nur Hidayat.

Ke dua guru tersebut berharap kegiatan pendampingan yang dilakukan Tim PKM Universitas Mulawarman dapat terus dikembangkan sehingga guru dan orang tua dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam lingkungan sekolah maupun keluarga.

Ketua Tim PKM Universitas Mulawarman, Hepy Tri Winarti, S.Pd., M.Pd., mengatakan kolaborasi lintas bidang dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih kontekstual kepada mitra.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa potensi pangan lokal dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan keterampilan kewirausahaan kepada guru, orang tua, dan siswa,” ujarnya.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat dilanjutkan melalui praktik pengolahan produk Nastar Cempedak, Lumpur Syurga Cempedak, dan Bolu Selai Cempedak, serta pemanfaatan teknologi sederhana untuk mendukung pengembangan dan pengenalan produk.

Program ini merupakan bagian dari Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, yang dilaksanakan Tim Universitas Mulawarman dengan melibatkan guru dan orang tua sebagai mitra. 

Melalui kegiatan tersebut, pemanfaatan cempedak diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran technopreneurship dan penguatan entrepreneurship culture di lingkungan sekolah dan keluarga. Pelaksanaannya didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2026 melalui kontrak program. (Adv)

Kolaborasi Dosen FKIP dan Pertanian Unmul, Mengenalkan Technopreneurship Berbasis Diversifikasi Pangan Lokal dari Cempedak  

Jumat, 18/09/2026

Saat Pemaparan Materi Pertama oleh Narasumber : Husnawati, S.Pd., M.Pd. (Foto: Istimewa)

Share

Berita Terkait