
Minggu, 20/09/2026
Minggu, 20/09/2026
Sekda saat hadiri prosesi Merangin III dan Ngatur Dahar di Museum Mulawarman. (Foto: Heri/Korankaltim.com)

Minggu, 20/09/2026

Sekda saat hadiri prosesi Merangin III dan Ngatur Dahar di Museum Mulawarman. (Foto: Heri/Korankaltim.com)
Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menghadiri prosesi Merangin III dan Ngatur Dahar dalam rangkaian Event Erau Adat Kutai 2026 di Museum Mulawarman, Tenggarong, Sabtu (19/9/2026) malam.
Sekda hadir mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam kegiatan yang digelar Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura tersebut.
Merangin III dilaksanakan di halaman parkir Museum Mulawarman, kemudian dilanjutkan dengan Ngatur Dahar di dalam museum.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 tamu undangan, termasuk Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Sultan Aji Muhammad Arifin, Pangeran Haryo Notonegoro Heriansyah, Pangeran Mangkupati Danur Dwi Jatmiko, Wakil Ketua I DPRD Kukar Abdul Rasid, sejumlah kepala OPD, Camat Tenggarong, kerabat kesultanan, tokoh adat dan tokoh masyarakat.
Merangin III menjadi bagian penting dalam rangkaian ritual pra-adat sebelum pelaksanaan pesta adat Erau. Prosesi ini merupakan malam ketiga sekaligus puncak rangkaian Merangin yang menjadi bagian dari tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Sementara Ngatur Dahar berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Rangkaian kegiatan diawali pembukaan oleh panitia, dilanjutkan sambutan Sultan Kutai Kartanegara yang disampaikan Pangeran Haryo Notonegoro, pembacaan doa, serta makan bersama para tamu dan undangan.
Dalam sambutan Sultan yang disampaikan Pangeran Haryo Notonegoro, disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kukar yang terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Erau sekaligus upaya menjaga adat dan tradisi Kutai.
“Atas nama Kesultanan Kukar, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemkab Kukar dalam hal ini untuk menjaga adat dan tradisi kita ini terus kita pertahankan dan kembangkan, bahkan kita membangun ekosistem budaya untuk masa depan,” katanya.
Ia menyampaikan, rangkaian Erau akan memasuki prosesi sakral pendirian Tiang Ayu pada Minggu (20/9/2026) pagi ini. Prosesi tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 08.00 WITA di Keraton Sultan Kutai Kartanegara, kemudian dilanjutkan pembukaan Erau di Stadion Rondong Demang.
Dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang cukup ekstrem, prosesi pendirian Tiang Ayu akan dilaksanakan tepat waktu dan rangkaian kegiatan di Stadion Rondong Demang dipersingkat.
Bagi Pemkab Kukar, keterlibatan pemerintah daerah dalam rangkaian Erau bukan sekadar menghadiri kegiatan seremonial. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama Kesultanan, pemerintah dan masyarakat untuk memastikan adat serta budaya Kutai tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Erau Adat Kutai 2026 sendiri menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya Kukar. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kesultanan diharapkan mampu menjaga keberlangsungan tradisi sekaligus membangun ekosistem budaya yang dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Ini wujud nyata kami menjaga adat budaya etam yang sama-sama harus dilestarikan,” tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin

Minggu, 20/09/2026
Sekda saat hadiri prosesi Merangin III dan Ngatur Dahar di Museum Mulawarman. (Foto: Heri/Korankaltim.com)
TERPOPULER