
Minggu, 20/09/2026
Minggu, 20/09/2026
Plt Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan. (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)

Minggu, 20/09/2026

Plt Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan. (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Upaya menghadapi efisiensi anggaran, Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) mengubah strategi pengelolaan destinasi wisata pada 2026. Mereka membuka pintu peluang bagi komunitas dan para pekerja media untuk menjadikan tempat wisata sebagai pusat pelaksanaan kegiatan positif.
Plt Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan, langkah ini diambil supaya destinasi wisata tidak hanya sekadar menjadi tempat kunjungan saja, tetapi juga sebagai ruang interaktif sosial yang bernilai promosi.
"Itu yang kita inginkan, destinasi wisata bisa menjadi wadah untuk promosi. Kolaborasi itu penting sekali," kata Awang Agus, Minggu (20/9/2026).
Ia menilai, keterbatasan anggaran pada 2026 berimbas kepada semua program yang telah direncanakan. Namun, Dispar Kukar tidak diam, mereka mengupayakan agar kegiatan penguatan pada kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan promosi digital tetap hidup.
Ia menilai, kegiatan komunitas di area wisata dapat menjadi magnet untuk menarik publik datang ke lokasi, terutama jika dibagikan lewat media sosial.
"Kami yakin strategi ini mampu menjaga ritme perputaran ekonomi kreatif di Kukar tanpa harus membebani APBD secara berlebih," sebutnya.
Kolaborasi dapat menciptakan hubungan saling menguntungkan. Pemerintah daerah memberikan dukungan fasilitas, sementara, mitra menghadirkan kegiatan yang dapat menarik wisatawan.
"Kita sama-sama diuntungkan, perputaran ekonomi akan jalan, Destinasi wisata mendapatkan keuntungan promosi secara gratis, sementara mitra dapat fasilitas untuk berekspresi," pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin

Minggu, 20/09/2026
Plt Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan. (Foto: Muhammad Anshori/Korankaltim.com)
TERPOPULER