Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Dampak langsung kepada masyarakat menjadi target utama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dalam menjalankan program kualifikasi pendidikan tinggi bagi para pegawainya.
1 menit baca2 kali dibaca

Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Dampak langsung kepada masyarakat menjadi target utama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dalam menjalankan program kualifikasi pendidikan tinggi bagi para pegawainya.
Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, program beasiswa S2 dan S3 yang terintegrasi dalam program ASN Sejahtera ini kini diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Salah satu sektor yang mendapat perhatian dan prioritas tertinggi saat ini adalah pendidikan dokter spesialis.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mengatakan, Pemkab Kukar menilai pemenuhan tenaga medis ahli di daerah masih menjadi tantangan besar yang harus segera diselesaikan.
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah tidak ingin kecolongan memberikan beasiswa pada bidang ilmu yang tidak aplikatif. Setiap ASN yang dikirim belajar harus mengambil jurusan yang relevan dengan tupoksi instansinya.
"Bidang yang diambil harus sesuai dengan yang dibutuhkan oleh instansi masing-masing. Jangan sampai ASN belajar hal yang nantinya tidak berkaitan dengan pekerjaannya sehari-hari," kata Sunggono, Senin (2/11/2026).
Terkait jumlah penerima yang ada sekarang, Sunggono mengakui angkanya belum masif karena menyesuaikan dengan kapasitas APBD. Namun, skema peningkatan kuota secara bertahap sudah direncanakan jika situasi anggaran daerah terus membaik.
Ia berharap, kembalinya para ASN dari bangku kuliah strata dua dan tiga khususnya para dokter spesialis dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
"Kita ingin mereka bisa langsung dapat melayani masyarakat lebih baik. Itu tujuan utamanya," tutupnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur
Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, program beasiswa S2 dan S3 yang terintegrasi dalam program ASN Sejahtera ini kini diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Salah satu sektor yang mendapat perhatian dan prioritas tertinggi saat ini adalah pendidikan dokter spesialis.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mengatakan, Pemkab Kukar menilai pemenuhan tenaga medis ahli di daerah masih menjadi tantangan besar yang harus segera diselesaikan.
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah tidak ingin kecolongan memberikan beasiswa pada bidang ilmu yang tidak aplikatif. Setiap ASN yang dikirim belajar harus mengambil jurusan yang relevan dengan tupoksi instansinya.

"Bidang yang diambil harus sesuai dengan yang dibutuhkan oleh instansi masing-masing. Jangan sampai ASN belajar hal yang nantinya tidak berkaitan dengan pekerjaannya sehari-hari," kata Sunggono, Senin (2/11/2026).
Terkait jumlah penerima yang ada sekarang, Sunggono mengakui angkanya belum masif karena menyesuaikan dengan kapasitas APBD. Namun, skema peningkatan kuota secara bertahap sudah direncanakan jika situasi anggaran daerah terus membaik.
Ia berharap, kembalinya para ASN dari bangku kuliah strata dua dan tiga khususnya para dokter spesialis dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
"Kita ingin mereka bisa langsung dapat melayani masyarakat lebih baik. Itu tujuan utamanya," tutupnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur






Pusat gempa berada di laut 169 km BaratLaut Tanimbar
02 Nov 2026, 07:53:11 WIB • Kedalaman 130 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG