Selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar, Sunggono memimpin rapat persiapan bersama jajaran pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan di Ruang Rapat Sekda, Kantor Bupati Kukar, Jumat (9/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian penting untuk mematangkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana hingga koordinasi lintas sektor. Seluruh unsur terkait didorong menyatukan langkah agar pelaksanaan MTQH tingkat provinsi dapat berjalan tertib, lancar dan memberikan kesan positif bagi seluruh kafilah yang datang ke Kukar.
Bagi Sunggono, kesiapan sebagai tuan rumah tidak hanya menyangkut kelengkapan fasilitas, tetapi juga membutuhkan perencanaan yang terkoordinasi, pembagian tugas yang jelas, serta dukungan seluruh pihak yang terlibat.
Melalui rapat tersebut, pemerintah daerah bersama LPTQ dan organisasi terkait membahas langkah-langkah yang perlu disiapkan untuk mendukung kelancaran agenda keagamaan tingkat provinsi itu.
“Persiapan harus dilakukan secara terencana dan melibatkan seluruh pihak terkait. Setiap unsur perlu memahami tugas serta tanggung jawabnya agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan dengan baik,” kata Sunggono dikonfirmasi korankaltim.com, Senin (12/10/2026).
Rapat persiapan turut dihadiri Asisten II Setkab Kukar, perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta jajaran LPTQ.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diperlukan agar persiapan MTQH tidak berjalan sendiri-sendiri. Koordinasi lintas sektor diharapkan mampu menyelaraskan kebutuhan teknis, dukungan fasilitas, dan kesiapan pihak-pihak yang akan berperan selama kegiatan berlangsung.
Sebagai tuan rumah, Kukar memiliki tanggung jawab untuk menyambut kafilah dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur sekaligus memastikan penyelenggaraan berlangsung dengan baik. Karena itu, setiap tahapan persiapan perlu dipantau dan dievaluasi secara berkala agar potensi kendala dapat diketahui lebih awal.
Sunggono bersama jajaran terkait diharapkan terus memperkuat koordinasi hingga seluruh aspek penyelenggaraan siap dilaksanakan. Dengan persiapan yang matang, MTQH ke-46 tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.
Pemkab Kukar berkomitmen mendukung persiapan kegiatan tersebut melalui sinergi perangkat daerah dan lembaga terkait.
“Keseriusan dalam tahap persiapan menjadi fondasi penting untuk mewujudkan penyelenggaraan MTQH tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang lancar, tertib, dan bermakna bagi masyarakat, insyaAllah kita Kukar siap menjadi tuan rumah yang baik,” tegas Sunggono. (Adv)
Editor: Aspian Nur
Selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar, Sunggono memimpin rapat persiapan bersama jajaran pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan di Ruang Rapat Sekda, Kantor Bupati Kukar, Jumat (9/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian penting untuk mematangkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana hingga koordinasi lintas sektor. Seluruh unsur terkait didorong menyatukan langkah agar pelaksanaan MTQH tingkat provinsi dapat berjalan tertib, lancar dan memberikan kesan positif bagi seluruh kafilah yang datang ke Kukar.
Bagi Sunggono, kesiapan sebagai tuan rumah tidak hanya menyangkut kelengkapan fasilitas, tetapi juga membutuhkan perencanaan yang terkoordinasi, pembagian tugas yang jelas, serta dukungan seluruh pihak yang terlibat.
Melalui rapat tersebut, pemerintah daerah bersama LPTQ dan organisasi terkait membahas langkah-langkah yang perlu disiapkan untuk mendukung kelancaran agenda keagamaan tingkat provinsi itu.
“Persiapan harus dilakukan secara terencana dan melibatkan seluruh pihak terkait. Setiap unsur perlu memahami tugas serta tanggung jawabnya agar seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan dengan baik,” kata Sunggono dikonfirmasi korankaltim.com, Senin (12/10/2026).
Rapat persiapan turut dihadiri Asisten II Setkab Kukar, perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta jajaran LPTQ.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diperlukan agar persiapan MTQH tidak berjalan sendiri-sendiri. Koordinasi lintas sektor diharapkan mampu menyelaraskan kebutuhan teknis, dukungan fasilitas, dan kesiapan pihak-pihak yang akan berperan selama kegiatan berlangsung.
Sebagai tuan rumah, Kukar memiliki tanggung jawab untuk menyambut kafilah dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur sekaligus memastikan penyelenggaraan berlangsung dengan baik. Karena itu, setiap tahapan persiapan perlu dipantau dan dievaluasi secara berkala agar potensi kendala dapat diketahui lebih awal.
Sunggono bersama jajaran terkait diharapkan terus memperkuat koordinasi hingga seluruh aspek penyelenggaraan siap dilaksanakan. Dengan persiapan yang matang, MTQH ke-46 tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.
Pemkab Kukar berkomitmen mendukung persiapan kegiatan tersebut melalui sinergi perangkat daerah dan lembaga terkait.
“Keseriusan dalam tahap persiapan menjadi fondasi penting untuk mewujudkan penyelenggaraan MTQH tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang lancar, tertib, dan bermakna bagi masyarakat, insyaAllah kita Kukar siap menjadi tuan rumah yang baik,” tegas Sunggono. (Adv)
Editor: Aspian Nur