
Senin, 08/06/2026
Senin, 08/06/2026
Rapat koordinasi persiapan penerbangan perdana rute Samarinda-Melak (Adi/Korankaltim.com)

Senin, 08/06/2026

Rapat koordinasi persiapan penerbangan perdana rute Samarinda-Melak (Adi/Korankaltim.com)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Masyarakat Kutai Barat (Kubar) akan segera memiliki akses penerbangan langsung menuju Samarinda. Rute Samarinda-Melak dijadwalkan mulai beroperasi pada 17 Juni 2026 dengan frekuensi penerbangan tiga kali dalam sepekan menggunakan pesawat ATR 72 milik Wings Air.
Kehadiran rute tersebut diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan antara Kubar dan Samarinda menjadi sekitar 45 menit. Selain mempermudah mobilitas masyarakat, layanan penerbangan ini juga diharapkan mendukung aktivitas pemerintahan, dunia usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di daerah.
Persiapan pembukaan rute baru tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Kubar bersama manajemen Wings Air di ruang kerja Kepala Dinas Perhubungan Kubar, Senin (8/6/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala Dinas Perhubungan Kubar Rita Nursandy, Kepala Kantor UPBU Kelas III Melalan Melak Bernard R. Purba, Kepala Tata Usaha Bandara Melalan Jaksen, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kubar Hafiluddin, Kasubag Prog dan keuangan Dishub Kubar Kusnawati Indra Rahayu, serta Station Manager Wings Air GHS Andi Muh Dhevara.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kubar Rita Nursandy mengatakan, pada tahap awal penerbangan akan beroperasi tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Apabila tingkat keterisian penumpang terus meningkat, frekuensi penerbangan berpeluang ditambah sebagaimana rute lain yang telah beroperasi setiap hari.
Menurut Rita, kehadiran penerbangan langsung Samarinda-Melak akan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun dunia usaha. Selain mempercepat perjalanan, akses udara yang lebih mudah juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar Bandara Melalan dan memperlancar arus investasi ke Kubar.
"Kehadiran rute ini juga memudahkan investor maupun pelaku usaha yang ingin datang ke Kutai Barat. Selama ini banyak orang harus melalui Balikpapan terlebih dahulu, padahal cukup banyak juga yang beraktivitas dari Samarinda. Dengan adanya penerbangan langsung ini, akses menjadi jauh lebih mudah," ujarnya kepada Korankaltim.com.
Rute tersebut akan dilayani dari Bandara APT Pranoto Samarinda menuju Bandara Melalan dengan jadwal keberangkatan pukul 09.05 Wita dan tiba di Melak pukul 09.50 Wita. Sementara penerbangan dari Melak dijadwalkan berangkat pukul 10.15 Wita dan tiba di Samarinda pukul 11.00 Wita.
Untuk harga tiket, penerbangan Samarinda-Melak ditawarkan mulai Rp922.200 per penumpang, sedangkan rute Melak-Samarinda mulai Rp870.200. Dengan waktu tempuh sekitar 45 menit, layanan ini diharapkan menjadi alternatif transportasi yang cepat dan efisien bagi masyarakat.
Sementara itu, Station Manager Wings Air GHS Andi Muh Dhevara menyampaikan bahwa rute Samarinda-Melak memiliki potensi pasar yang cukup besar. Potensi tersebut berasal dari kebutuhan perjalanan bisnis, pemerintahan, mobilitas masyarakat, hingga aktivitas sektor pertambangan dan perkebunan yang berkembang di Kubar.
Pada tahap awal, Wings Air menargetkan tingkat keterisian penumpang atau load factor sebesar 70 hingga 80 persen. Dengan menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi, target tersebut setara dengan sekitar 50 hingga 58 penumpang dalam setiap penerbangan.
Andi menjelaskan, untuk penerbangan dari Samarinda menuju Melak, kapasitas pesawat dapat terisi hingga 72 penumpang. Namun untuk rute Melak menuju Samarinda, jumlah penumpang dibatasi sekitar 65 orang karena menyesuaikan panjang landasan pacu Bandara Melalan.
"Panjang runway ideal untuk operasional ATR sekitar 1.800 meter, sedangkan runway Bandara Melalan saat ini sekitar 1.300 meter. Karena itu jumlah penumpang dari Melak menuju Samarinda dibatasi demi keselamatan dan performa pesawat," jelasnya.
Dengan waktu tempuh sekitar 45 menit, penerbangan langsung tersebut diharapkan menjadi alternatif transportasi yang cepat dan efisien bagi masyarakat serta memperkuat konektivitas Kubar dengan ibu kota Provinsi Kalimantan Timur. (adv)
Editor: Erwin

Senin, 08/06/2026
Rapat koordinasi persiapan penerbangan perdana rute Samarinda-Melak (Adi/Korankaltim.com)
TERPOPULER