
Senin, 08/06/2026
Senin, 08/06/2026
Apel gabungan ASN Pemkab Kubar di Alun-alun Itho. (Foto: Adi/korankaltim.com)

Senin, 08/06/2026

Apel gabungan ASN Pemkab Kubar di Alun-alun Itho. (Foto: Adi/korankaltim.com)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubar agar memaknai jabatan sebagai amanah untuk melayani masyarakat, bukan sebagai simbol kekuasaan maupun sarana memperoleh keuntungan pribadi.
Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel gabungan di Alun-alun Itho, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (8/6/2026). Apel diikuti para staf ahli, asisten, kepala badan dan dinas, kepala bagian, sekretaris perangkat daerah, serta ASN di lingkungan Pemkab Kubar.
Dalam arahannya, Frederick menegaskan bahwa apel gabungan tidak sekadar menjadi agenda rutin pemerintahan. Kegiatan tersebut menurutnya menjadi momen untuk memperkuat komitmen, menyatukan langkah, serta meningkatkan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
Ia menekankan bahwa setiap jabatan yang diemban aparatur pemerintah mengandung tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Jabatan bukanlah simbol kemewahan dan bukan pula sarana untuk memperoleh keuntungan pribadi. Jabatan adalah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan pengabdian,” kata Frederick.
Menurutnya, seluruh pejabat, mulai dari pejabat pimpinan tinggi, administrator, pengawas hingga pejabat fungsional, harus memahami bahwa mereka merupakan pelayan masyarakat. Karena itu, ASN tidak boleh menempatkan diri sebagai pihak yang harus dilayani oleh warga.
“Jangan sampai ada pejabat yang merasa harus dilayani masyarakat. Sebaliknya, kita harus hadir memberikan pelayanan yang ramah, cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Frederick juga mengajak seluruh ASN menjaga kepercayaan masyarakat melalui sikap profesional, jujur, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas. Ia menilai semakin tinggi jabatan seseorang, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, ia mengingatkan agar birokrasi menjadi wadah pengabdian dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Seluruh aparatur diminta menjunjung tinggi integritas, menghindari tindakan yang bertentangan dengan hukum, serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Melalui apel gabungan tersebut, Bupati berharap seluruh ASN semakin memahami perannya sebagai pelayan masyarakat sehingga mampu mewujudkan pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan mendapat kepercayaan publik. (Adv)
Editor: Aspian Nur

Senin, 08/06/2026
Apel gabungan ASN Pemkab Kubar di Alun-alun Itho. (Foto: Adi/korankaltim.com)
TERPOPULER