
Jumat, 05/06/2026
Jumat, 05/06/2026
Anggota DPRD Bontang, Arfian Arsyad. (Foto: Dok.Setwan)

Jumat, 05/06/2026

Anggota DPRD Bontang, Arfian Arsyad. (Foto: Dok.Setwan)
Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG – Unggahan seorang dokter spesialis kandungan di media sosial yang mengaku menangani persalinan tiga remaja perempuan menjadi perhatian publik di Kota Bontang. Unggahan tersebut memicu beragam respons dari warganet.
Anggota Komisi A DPRD Bontang, Arfian Arsyad, turut menyoroti polemik tersebut. Menurutnya, persoalan itu harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Ia menilai, apabila kasus serupa terus berulang, kondisi tersebut dapat berdampak panjang terhadap kualitas generasi masa depan Kota Taman.
"Kasus ini harus menjadi bahan evaluasi kita bersama agar tidak terus berulang di masa mendatang," ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Ia juga menjelaskan, kehamilan pada usia anak berpotensi menimbulkan berbagai dampak jangka panjang, baik bagi ibu maupun bayi yang dilahirkan.
Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah meningkatnya potensi stunting. Pasalnya, kehamilan usia dini sering kali berkaitan dengan kurangnya kesiapan fisik, mental, hingga pemenuhan kebutuhan gizi.
"Upaya pencegahan stunting tidak hanya dilakukan saat anak telah lahir, tetapi harus dimulai sejak sebelum kehamilan terjadi," tuturnya.
Karena itu, ia menegaskan persoalan pernikahan usia dini dan kehamilan remaja perlu mendapat perhatian bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, keluarga, dan lingkungan pendidikan.
Arfian berharap seluruh pihak dapat berkolaborasi memberikan edukasi kepada remaja mengenai risiko kehamilan usia dini agar kasus serupa tidak terus terjadi. (Adv)
Editor: Erwin

Jumat, 05/06/2026
Anggota DPRD Bontang, Arfian Arsyad. (Foto: Dok.Setwan)
TERPOPULER