Kepala BPS Kota Bontang, Widiyantono mengatakan kenaikan ini diperkirakan karena pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menghantam kondisi perekomonian warga. "Peningkatan ini kan ada banyak faktor. Termasuk pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran," kata Widiyantono, Jumat (18/3/2021) kemarin.
Padahal dalam periode empat tahun belakangan, angka kemiskinan sudah mengalami penurunan. Data yang dihimpun selama lima tahun terakhir, angka kemiskinan terendah berada di tahun 2019. Dari tahun 2015, tingkat kemisikinan di Bontang memang mencapai 5,06 persen. Namun angka itu terus mengalami penurunan di setiap tahunnya hingga 2019, hingga kemudian kembali naik ditahun 2020.
"Terendah itu di tahun 2019. Ya, walaupun kemudian naik lagi di tahun 2020," bebernya.
Widiyantono mengatakan angka kemiskinan ini masih dibawah tingkat kemiskinan skala Provinisi Kaltim pada tahun 2020 yang mencapai 6,10 persen. "Tingkat kemiskinan di Bontang masih dibawah Kaltim dan nasional. Kalau nasional itu 9,78 persen," bebernya.
Selain itu, jumlah penduduk yang miskin di Bontang pada tahun 2020 juga mengalami peningkatan. Dari yang sebelumnya di tahun 2019 7,47 persen, naik menjadi 7,91 persen.[]
Penulis : */Romi
Editor : Rusdi