“Kami warga sekitar Rinding, merasa sangat prihatin dengan kejadian penemuan mayat ini. Perbuatan ini sangat mencederai kaum wanita, yang seharusnya bisa memberikan kehidupan kepada anaknya dan bukan dibuang seperti sampah. Berharap agar pihak kepolisian bisa segera mengungkap ibu pembuang bayi yang kami anggap tidak ada moralnya ini dan dijatuhi hukuman seberat- beratnya,” kata Ibu Lia, warga Rinding kepada Koran Kaltim.
Kasat Reskrim, AKP Damus Asa mengatakan masih belum bisa berbicara banyak soal temuan bayi tersebut karena masih dalam proses penyidikan. Umur bayi malang itu sendiri, diperkirakan dua hari. Saat ini jasad bayi tersebut di masih otopsi di RS Abdul Rivai bersama tim dari Kepolisian. Tubuh bayi sudah bengkak dan membiru dan sebagian kulit sudah mengelupas. “Kami dari Kepolisian, akan bekerja sebaik mungkin dalam mengungkap kasus temuan bayi ini. Tentu saja, kami juga berharap kepada masyarakat Berau untuk bisa membantu memberikan informasi dan informasi itu tentu saja sangat berharga buat kami,”pungkasnya. (ind)