Kamis, 14/05/2026

Pesawat Sriwijaya Air Sempat Delay, 127 Calon Jemaah Haji Tertahan di Bandara Kalimarau Berau

Kamis, 14/05/2026

Para Calon Jamaah Haji Asal Berau Masih Menunggu di Bandara Kalimarau. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Pesawat Sriwijaya Air Sempat Delay, 127 Calon Jemaah Haji Tertahan di Bandara Kalimarau Berau

Kamis, 14/05/2026

logo

Para Calon Jamaah Haji Asal Berau Masih Menunggu di Bandara Kalimarau. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Penulis: Indri

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Keberangkatan 211 calon jemaah haji asal Kabupaten Berau menuju Embarkasi Balikpapan  diwarnai keterlambatan penerbangan maskapai Sriwijaya Air Kamis (14/5/2026) hari ini di Bandara Kalimarau, Tanjung Redeb, Berau. 

Sebanyak 127 jemaah bersama dua petugas terpaksa menunggu lebih lama di bandara akibat penundaan jadwal terbang hingga dua setengah jam.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan seluruh rangkaian pemberangkatan jemaah haji tetap berjalan lancar dan terkendali.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Berau Toto Marjito menjelaskan, keterlambatan hanya terjadi pada penerbangan Sriwijaya Air sementara Super Air Jet masih beroperasi sesuai jadwal. Awalnya, Sriwijaya Air dijadwalkan terbang pukul 14.40 WITA sedangkan Super Air Jet dijadwalkan berangkat pukul 15.15 WITA. 

“Informasi sementara, keterlambatan sekitar dua sampai dua setengah jam. Jadi kemungkinan pesawat baru berangkat sekitar pukul 16.30 WITA hingga 17.00 WITA sore nanti,” kata Toto kepada Korankaltim.com.

Total calon jemaah haji Berau tahun ini sebanyak 211 orang dengan tambahan tiga petugas pendamping. Dari jumlah tersebut, 127 jemaah diberangkatkan menggunakan Sriwijaya Air dan 82 jemaah lainnya melalui Super Air Jet.

Pihaknya telah mengantisipasi potensi keterlambatan dengan memberangkatkan jemaah lebih awal menuju Balikpapan. Langkah tersebut diambil karena jadwal penerimaan jemaah di Embarkasi Balikpapan baru dilakukan pada 15 Mei, sementara penerbangan Sriwijaya Air tidak tersedia pada hari tersebut.

“Karena itu kami berangkat lebih awal untuk mengantisipasi kendala penerbangan,” kata Toto lagi.

Ditengah keterlambatan penerbangan, suasana keberangkatan di Masjid Agung Baitul Hikmah tetap berlangsung khidmat. Ribuan keluarga dan kerabat memadati area pelepasan untuk mengantar sekaligus mendoakan sanak saudara mereka yang akan menunaikan ibadah haji.

“Situasi ramai itu wajar. Keluarga tentu ingin mengantar dan mendoakan jemaah yang berangkat,” ucapnya.

Pemkab Berau juga memastikan kesiapan logistik jemaah telah ditangani lebih awal. Seluruh koper besar milik jemaah sudah dikirim sejak 12 Mei melalui PT Pos langsung menuju gudang Asrama Haji Balikpapan.

Sementara barang bawaan kabin jemaah akan ditangani oleh pihak ketiga, PT Aviako Sepinggan, sehingga para jemaah tidak perlu direpotkan dengan pengurusan bagasi saat berada di bandara.

Sesuai jadwal, para jemaah akan diterima di Embarkasi Balikpapan Batakan pada 15 Mei sebelum diberangkatkan menuju Jeddah pada Sabtu 16 Mei lusa sekitar pukul 22.00 WITA malam hari.

Karena tergabung dalam gelombang kedua, para jemaah haji asal Berau dijadwalkan langsung menuju Makkah tanpa singgah di Madinah. Mereka juga diwajibkan mengenakan pakaian ihram sejak di pesawat atau saat melintasi miqat.

"Informasi delay ini baru kami terima. Semoga tidak ada alasan lagi untuk penerbangan para calon jamaah haji kita," harap Toto.

Editor: Aspian Nur

Pesawat Sriwijaya Air Sempat Delay, 127 Calon Jemaah Haji Tertahan di Bandara Kalimarau Berau

Kamis, 14/05/2026

Para Calon Jamaah Haji Asal Berau Masih Menunggu di Bandara Kalimarau. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait