Penulis: La Eko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Kota Balikpapan resmi berakhir.
Penulis: La Eko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Kota Balikpapan resmi berakhir.
Setelah mempertandingkan 10 cabang olahraga (cabor) dan melibatkan seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim, pelaksanaan berikutnya akan dilanjutkan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Penyerahan tongkat estafet tuan rumah kepada Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Kutai Kartanegara (PWI Kukar) menjadi agenda dalam penutupan Porwada IV Kaltim 2026 di Aula Rumah Jabatan Ketua DPRD Kota Balikpapan, Kamis (5/11/2026) malam tadi.
Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin menilai penyelenggaraan Porwada di Balikpapan mencatat perkembangan positif, terutama dari sisi keterlibatan peserta. Untuk pertama kalinya dalam rangkaian penyelenggaraan yang disebutkannya, seluruh kabupaten dan kota dapat berpartisipasi dalam kompetisi olahraga wartawan tingkat provinsi tersebut. "Alhamdulillah, 10 cabang olahraga sudah dipertandingkan. Tahun ini di Balikpapan, seluruh kabupaten dan kota mengikuti," kata Rahman.
Tingkat partisipasi daerah dalam Porwada terus mengalami peningkatan. Pada penyelenggaraan 2023 di Samarinda, keikutsertaan daerah baru mencapai sekitar 50 persen. Angka tersebut meningkat menjadi 70 persen pada 2024. Sementara pada pelaksanaan 2025 di Bontang, partisipasi juga menunjukkan perkembangan positif. Peningkatan tersebut berlanjut pada Porwada IV 2026 di Balikpapan, ketika seluruh kabupaten dan kota akhirnya dapat mengirimkan peserta.
Ketua PWI Kota Balikpapan, Debi, menyampaikan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak dan mengapresiasi kerja panitia, anggota PWI, mitra, serta sponsor yang telah berkontribusi selama persiapan hingga pelaksanaan. "Terima kasih dukungannya, teman-teman semua dan juga mitra yang telah menyukseskan kegiatan ini," kata Debi.
Sementara Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana yang hadir mewakili kepala daerah, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Balikpapan sebagai tuan rumah. Ia berharap keberhasilan penyelenggaraan tersebut dapat menjadi modal untuk memperkuat hubungan ant insan pers di Kalimantan Timur.
Porwada bukan hanya wadah kompetisi olahraga, melainkan juga kesempatan membangun silaturahmi dan solidaritas di tengah perbedaan daerah maupun organisasi. "Persaingan di lapangan tidak mengurangi esensi utama Porwada, yaitu mempererat tali silaturahmi. Sesuai tema yang diusung, kegiatan ini telah berhasil mewujudkan jurnalis yang sehat dan profesional," ujarnya.
Keberhasilan peserta tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah medali yang diperoleh. Mereka yang belum berhasil meraih podium tetap layak diapresiasi atas keberanian, semangat bertanding, dan sikap sportif selama mengikuti kompetisi. "Sejatinya semua peserta adalah pemenang karena telah menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan solidaritas yang luar biasa," papar Sudirman.
Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti setelah seluruh pertandingan selesai. Kebersamaan yang terbangun selama Porwada diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas jurnalistik sehari-hari, terutama dalam menjaga integritas dan profesionalisme.
Pemerintah Kota Balikpapan juga berharap kegiatan olahraga wartawan ini dapat berkontribusi terhadap penguatan ekosistem pers yang sehat di Kaltim. Wartawan dengan kondisi fisik yang prima, hubungan profesional yang baik, serta komitmen terhadap kualitas jurnalistik dinilai memiliki peran penting dalam menghasilkan pemberitaan yang berimbang dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan itu, dia juga turut menyampaikan apresiasi kepada PWI Kaltim, PWI Kota Balikpapan, dan seluruh panitia yang telah bekerja menyukseskan kegiatan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun pelaksanaan selama kontingen berada di Balikpapan. "Semoga momentum Porwada IV ini semakin memotivasi kita untuk terus bersinergi membangun Kalimantan Timur yang lebih maju melalui karya-karya jurnalistik yang sehat dan berimbang," tutup Sudirman.
Editor: Aspian Nur
Setelah mempertandingkan 10 cabang olahraga (cabor) dan melibatkan seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim, pelaksanaan berikutnya akan dilanjutkan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Penyerahan tongkat estafet tuan rumah kepada Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Kutai Kartanegara (PWI Kukar) menjadi agenda dalam penutupan Porwada IV Kaltim 2026 di Aula Rumah Jabatan Ketua DPRD Kota Balikpapan, Kamis (5/11/2026) malam tadi.
Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin menilai penyelenggaraan Porwada di Balikpapan mencatat perkembangan positif, terutama dari sisi keterlibatan peserta. Untuk pertama kalinya dalam rangkaian penyelenggaraan yang disebutkannya, seluruh kabupaten dan kota dapat berpartisipasi dalam kompetisi olahraga wartawan tingkat provinsi tersebut. "Alhamdulillah, 10 cabang olahraga sudah dipertandingkan. Tahun ini di Balikpapan, seluruh kabupaten dan kota mengikuti," kata Rahman.
Tingkat partisipasi daerah dalam Porwada terus mengalami peningkatan. Pada penyelenggaraan 2023 di Samarinda, keikutsertaan daerah baru mencapai sekitar 50 persen. Angka tersebut meningkat menjadi 70 persen pada 2024. Sementara pada pelaksanaan 2025 di Bontang, partisipasi juga menunjukkan perkembangan positif. Peningkatan tersebut berlanjut pada Porwada IV 2026 di Balikpapan, ketika seluruh kabupaten dan kota akhirnya dapat mengirimkan peserta.
Ketua PWI Kota Balikpapan, Debi, menyampaikan keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak dan mengapresiasi kerja panitia, anggota PWI, mitra, serta sponsor yang telah berkontribusi selama persiapan hingga pelaksanaan. "Terima kasih dukungannya, teman-teman semua dan juga mitra yang telah menyukseskan kegiatan ini," kata Debi.

Sementara Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana yang hadir mewakili kepala daerah, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Balikpapan sebagai tuan rumah. Ia berharap keberhasilan penyelenggaraan tersebut dapat menjadi modal untuk memperkuat hubungan ant insan pers di Kalimantan Timur.
Porwada bukan hanya wadah kompetisi olahraga, melainkan juga kesempatan membangun silaturahmi dan solidaritas di tengah perbedaan daerah maupun organisasi. "Persaingan di lapangan tidak mengurangi esensi utama Porwada, yaitu mempererat tali silaturahmi. Sesuai tema yang diusung, kegiatan ini telah berhasil mewujudkan jurnalis yang sehat dan profesional," ujarnya.
Keberhasilan peserta tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah medali yang diperoleh. Mereka yang belum berhasil meraih podium tetap layak diapresiasi atas keberanian, semangat bertanding, dan sikap sportif selama mengikuti kompetisi. "Sejatinya semua peserta adalah pemenang karena telah menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan solidaritas yang luar biasa," papar Sudirman.
Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti setelah seluruh pertandingan selesai. Kebersamaan yang terbangun selama Porwada diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas jurnalistik sehari-hari, terutama dalam menjaga integritas dan profesionalisme.






Pemerintah Kota Balikpapan juga berharap kegiatan olahraga wartawan ini dapat berkontribusi terhadap penguatan ekosistem pers yang sehat di Kaltim. Wartawan dengan kondisi fisik yang prima, hubungan profesional yang baik, serta komitmen terhadap kualitas jurnalistik dinilai memiliki peran penting dalam menghasilkan pemberitaan yang berimbang dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan itu, dia juga turut menyampaikan apresiasi kepada PWI Kaltim, PWI Kota Balikpapan, dan seluruh panitia yang telah bekerja menyukseskan kegiatan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun pelaksanaan selama kontingen berada di Balikpapan. "Semoga momentum Porwada IV ini semakin memotivasi kita untuk terus bersinergi membangun Kalimantan Timur yang lebih maju melalui karya-karya jurnalistik yang sehat dan berimbang," tutup Sudirman.
Editor: Aspian Nur
1.226 kali dibaca


1.010 kali dibaca
Pusat gempa berada di darat 40 km timur laut Sigi
04 Nov 2026, 14:56:34 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG