Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Pengalaman pertama mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Daerah Kalimantan Timur (Porwada Kaltim) IV/2026 di Balikpapan menjadi momen yang tak terlupakan bagi Ayu Norwahliyah.
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Pengalaman pertama mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Daerah Kalimantan Timur (Porwada Kaltim) IV/2026 di Balikpapan menjadi momen yang tak terlupakan bagi Ayu Norwahliyah.
Berangkat dengan niat sekadar mencoba atmosfer kompetisi dan merasakan kebersamaan antarjurnalis, ia justru berhasil membawa pulang medali perunggu.
Jurnalis Koran Kaltim yang memperkuat Kontingen Samarinda tersebut meraih juara ketiga pada kategori Karya Tulis Jurnalistik. Prestasi ini sekaligus menjadi pencapaian istimewa karena Porwada Kaltim 2026 merupakan pengalaman pertamanya mengikuti ajang olahraga dan kreativitas wartawan tingkat provinsi tersebut.
Ayu mengaku tidak pernah memasang target tinggi ketika memutuskan untuk berpartisipasi. Ketertarikannya mengikuti kegiatan tersebut lebih didorong rasa penasaran untuk melihat secara langsung persaingan sekaligus menjajal kemampuan bersama wartawan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.
"Ini pengalaman pertama saya. Niatnya cuma mau menjajal sekaligus melihat langsung keseruan acaranya. Alhamdulillah, malah dikasih bonus medali," ujar Ayu saat diwawancarai seusai acara penutupan.
Menurutnya, penghargaan yang berhasil diraih menjadi kejutan tersendiri. Apalagi, ia merasa kemampuan dalam mengolah tulisan masih perlu banyak diasah, baik dari sisi teknik penulisan maupun merangkai kata agar menghasilkan karya jurnalistik yang lebih berkualitas. "Jujur, saya merasa teknik merangkai kata masih banyak kekurangan. Makanya sejak awal tidak berharap muluk," katanya.
Meski demikian, capaian tersebut menjadi penyemangat baru bagi Ayu untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas karya jurnalistiknya. Ia berharap pengalaman di Porwada kali ini dapat menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi serupa pada kesempatan berikutnya.
“Terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya Porwada Kaltim IV 2026. Terima kasih juga kepada Koran Kaltim yang selama ini menjadi tempat saya belajar dan mengembangkan kemampuan jurnalistik, serta PWI Kaltim yang telah memfasilitasi keberangkatan Kontingen Samarinda sehingga kami bisa mengikuti ajang ini,” ujar Ayu.
Porwada bukan semata-mata ajang untuk memperebutkan medali dan menunjukkan kemampuan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para jurnalis untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta mempererat silaturahmi lintas daerah.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut sebagai wadah positif bagi insan pers di Kalimantan Timur untuk mengembangkan potensi sekaligus menjaga kebersamaan. "Semoga ke depannya gelaran Porwada Kaltim bisa terus digelar," sebut Ayu.
Editor: Aspian Nur
Berangkat dengan niat sekadar mencoba atmosfer kompetisi dan merasakan kebersamaan antarjurnalis, ia justru berhasil membawa pulang medali perunggu.
Jurnalis Koran Kaltim yang memperkuat Kontingen Samarinda tersebut meraih juara ketiga pada kategori Karya Tulis Jurnalistik. Prestasi ini sekaligus menjadi pencapaian istimewa karena Porwada Kaltim 2026 merupakan pengalaman pertamanya mengikuti ajang olahraga dan kreativitas wartawan tingkat provinsi tersebut.
Ayu mengaku tidak pernah memasang target tinggi ketika memutuskan untuk berpartisipasi. Ketertarikannya mengikuti kegiatan tersebut lebih didorong rasa penasaran untuk melihat secara langsung persaingan sekaligus menjajal kemampuan bersama wartawan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.
"Ini pengalaman pertama saya. Niatnya cuma mau menjajal sekaligus melihat langsung keseruan acaranya. Alhamdulillah, malah dikasih bonus medali," ujar Ayu saat diwawancarai seusai acara penutupan.

Menurutnya, penghargaan yang berhasil diraih menjadi kejutan tersendiri. Apalagi, ia merasa kemampuan dalam mengolah tulisan masih perlu banyak diasah, baik dari sisi teknik penulisan maupun merangkai kata agar menghasilkan karya jurnalistik yang lebih berkualitas. "Jujur, saya merasa teknik merangkai kata masih banyak kekurangan. Makanya sejak awal tidak berharap muluk," katanya.
Meski demikian, capaian tersebut menjadi penyemangat baru bagi Ayu untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas karya jurnalistiknya. Ia berharap pengalaman di Porwada kali ini dapat menjadi bekal untuk menghadapi kompetisi serupa pada kesempatan berikutnya.
“Terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya Porwada Kaltim IV 2026. Terima kasih juga kepada Koran Kaltim yang selama ini menjadi tempat saya belajar dan mengembangkan kemampuan jurnalistik, serta PWI Kaltim yang telah memfasilitasi keberangkatan Kontingen Samarinda sehingga kami bisa mengikuti ajang ini,” ujar Ayu.
Porwada bukan semata-mata ajang untuk memperebutkan medali dan menunjukkan kemampuan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para jurnalis untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, memperluas wawasan, serta mempererat silaturahmi lintas daerah.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut sebagai wadah positif bagi insan pers di Kalimantan Timur untuk mengembangkan potensi sekaligus menjaga kebersamaan. "Semoga ke depannya gelaran Porwada Kaltim bisa terus digelar," sebut Ayu.
Editor: Aspian Nur






1.226 kali dibaca


1.010 kali dibaca
Pusat gempa berada di darat 40 km timur laut Sigi
04 Nov 2026, 14:56:34 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG