Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Balikpapan Debi mengatakan, Porwada menjadi momentum bagi wartawan dari berbagai kabupaten dan kota di Benua Etam untuk memperkuat hubungan serta membangun komunikasi melalui kegiatan olahraga. Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama berbagai pihak, baik panitia maupun seluruh unsur yang terlibat.
Porwada diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai ajang memperebutkan kemenangan dan medali, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan persaudaraan di lingkungan organisasi pers.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Kami berharap Porwada ini tidak hanya menjadi ajang mencari kemenangan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antarinsan pers di Kalimantan Timur," kata Debi pada pembukaan tersebut.
Seluruh peserta diingatkan agar mengikuti pertandingan dengan penuh semangat, menjaga kebersamaan dan mengutamakan sportivitas.
"Yang terpenting, seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan semangat, menjaga kebersamaan, dan menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan Porwada sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan sesama wartawan," harapnya.
Sementara Ketua PWI Kalimantan Timur Abdurrahman Amin menegaskan kalau Porwada memiliki dua sasaran utama. Selain memperkuat silaturahmi dan solidaritas organisasi, kegiatan ini menjadi ajang menjaring atlet-atlet wartawan terbaik dari kabupaten dan kota untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung.
Kompetisi olahraga tersebut tidak boleh hanya berorientasi pada kemenangan maupun perolehan medali namun kesehatan dan keselamatan peserta harus menjadi prioritas selama pertandingan berlangsung.
"Saya ingin menegaskan Porwada pada dasarnya merupakan kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam bentuk olahraga dan kompetisi, bukan semata-mata ajang untuk mengejar kemenangan maupun medali," sebut Rahman.
Ia secara khusus mengingatkan para atlet agar tidak memaksakan diri bertanding apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.
"Tidak ada berita yang seharga nyawa, demikian pula tidak ada medali yang senilai dengan nyawa. Jika kondisi fisik tidak memungkinkan, jangan memaksakan diri untuk bertanding," tegasnya.
Porwada IV/2026 Kaltim diharapkan dapat berlangsung lancar dan melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur pada Porwanas 2027 di Lampung.
Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan Hasbullah Helmi mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kota Balikpapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porwada IV Kaltim 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena tidak hanya mempertemukan wartawan dari berbagai daerah, tetapi juga mendorong kesadaran untuk menjaga kesehatan di tengah tuntutan pekerjaan jurnalistik.
Kesehatan fisik dan mental menjadi modal penting bagi wartawan dalam menjalankan tanggung jawab profesional, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, kami menyampaikan apresiasi dan menyambut baik terselenggaranya Porwada IV Kaltim 2026. Kami merasa bangga karena Kota Balikpapan dipercaya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan yang tidak hanya menghadirkan semangat olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi antarinsan pers se-Kalimantan Timur," ujarnya.
Helmi juga menyoroti kontribusi pers dalam mendukung pembangunan daerah. Selain menyampaikan informasi, wartawan menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus berperan dalam membangun komunikasi publik. Pemberitaan yang informatif dan berimbang dapat membantu masyarakat memahami kebijakan serta program pembangunan pemerintah. Sementara kritik konstruktif dari media dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Rekan-rekan wartawan juga memiliki peran vital dalam menjaga kondusivitas, mengedukasi masyarakat, serta memperkuat persatuan di tengah dinamika kehidupan sosial," ungkap Helmi.
Porwada diharapkan mampu mendorong insan pers menerapkan pola hidup sehat, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat solidaritas organisasi. "Dengan mengucapkan Bismillah, Porwada IV Kalimantan Timur 2026 secara resmi dibuka," tutup Helmi.
Editor: Aspian Nur
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Balikpapan Debi mengatakan, Porwada menjadi momentum bagi wartawan dari berbagai kabupaten dan kota di Benua Etam untuk memperkuat hubungan serta membangun komunikasi melalui kegiatan olahraga. Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama berbagai pihak, baik panitia maupun seluruh unsur yang terlibat.
Porwada diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai ajang memperebutkan kemenangan dan medali, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan persaudaraan di lingkungan organisasi pers.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Kami berharap Porwada ini tidak hanya menjadi ajang mencari kemenangan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antarinsan pers di Kalimantan Timur," kata Debi pada pembukaan tersebut.
Seluruh peserta diingatkan agar mengikuti pertandingan dengan penuh semangat, menjaga kebersamaan dan mengutamakan sportivitas.
"Yang terpenting, seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan semangat, menjaga kebersamaan, dan menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan Porwada sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan sesama wartawan," harapnya.
Sementara Ketua PWI Kalimantan Timur Abdurrahman Amin menegaskan kalau Porwada memiliki dua sasaran utama. Selain memperkuat silaturahmi dan solidaritas organisasi, kegiatan ini menjadi ajang menjaring atlet-atlet wartawan terbaik dari kabupaten dan kota untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung.
Kompetisi olahraga tersebut tidak boleh hanya berorientasi pada kemenangan maupun perolehan medali namun kesehatan dan keselamatan peserta harus menjadi prioritas selama pertandingan berlangsung.
"Saya ingin menegaskan Porwada pada dasarnya merupakan kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam bentuk olahraga dan kompetisi, bukan semata-mata ajang untuk mengejar kemenangan maupun medali," sebut Rahman.
Ia secara khusus mengingatkan para atlet agar tidak memaksakan diri bertanding apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.
"Tidak ada berita yang seharga nyawa, demikian pula tidak ada medali yang senilai dengan nyawa. Jika kondisi fisik tidak memungkinkan, jangan memaksakan diri untuk bertanding," tegasnya.
Porwada IV/2026 Kaltim diharapkan dapat berlangsung lancar dan melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Timur pada Porwanas 2027 di Lampung.
Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan Hasbullah Helmi mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kota Balikpapan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Porwada IV Kaltim 2026.