Asap Kiriman Kalsel Mulai Pengaruhi Kualitas Udara di Balikpapan
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Muhammad Solih Januar
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Asap tipis kiriman dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) masih menyelimuti Kota Balikpapan. Kondisi tersebut mulai berdampak terhadap kualitas udara di Kota Minyak.
Kualitas udara Balikpapan yang sebelumnya masih berada pada kategori baik mulai mengalami penurunan. Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Balikpapan tercatat 65, lebih tinggi dibanding indeks normal 55,4.
Sementara itu, konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 tercatat 16,9 µg/m³. Kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan polusi udara yang perlu diwaspadai, terutama jika konsentrasi asap terus bertambah.
Kepala BMKG Stasiun Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Djoko Sumardiono, mengatakan kualitas udara di Balikpapan dan sekitarnya memang sempat menurun hingga masuk kategori sedang, tetapi tidak terjadi sepanjang hari.
“Dari data kami, kualitas udara itu menurun pada siang hari,” jelasnya kepada Korankaltim.com, Kamis (3/9/2026).
Lanjutnya, berdasarkan data Citra Sebaran Asap Wilayah Kalimantan per 3 September 2026 pukul 10.00 Wita, terpantau adanya sejumlah titik panas (geohotspot) dengan arah angin yang umumnya bertiup dari Tenggara ke Barat Laut-Utara.
“Pergerakan sebaran asap di Kalimantan Timur dan sekitarnya terpantau bergerak menuju ke arah Barat Laut hingga Timur Laut,” ujar Djoko.
Ia menambahkan, pihak BMKG akan terus memantau pergerakan cuaca dan kualitas udara secara berkala untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan berbasis data parameter lingkungan yang valid.
Editor: Erwin










