Karhutla Mulai Berdampak ke Bandara SAMS Sepinggan, Penumpang Harus Menunggu Sampai Dua Jam
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Muhammad Solih Januar
KORANKAKTIM.COM, BALIKPAPAN - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah di pulau Kalimantan mulai menimbulkan kabut asap yang mengurangi jarak pandang pada penerbangan.
Sejumlah penerbangan pun mulai terganggu, termasuk di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan yang mengalami dampak tidak langsung, dimana sejumlah penerbangan mengalami delay atau penundaan penerbangan.
General Manajer Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Iwan Winaya Mahdar mengaatakan, delay tersebut hanya untuk tujuan tertentu, yakni di Banjarmasin Kalimantan Selatan, dan Pontianak Kalimantan Barat.
"Ini terjadi sudah dalam dua hingga tiga hari terakhir," kata Iwan kepada Korankaltim.com Jumat (28/8/2026).
Hanya saja delay itu bukan dari Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, melainkan dari bandara asal seperti di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin atau bandara Supadio Pontianak.
"Kami harus menunggu untuk penerbangan dari dua bandara tersebut," jelas Iwan.
Delay tak sebentar karena penumpang harus menunggu di ruang tunggu bandara sekitar dua hingga tiga jam sebelum pesawat itu mendarat di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.
"Visibilitas penerbangan disana sangat terbatas, tapi itu hanya pagi hari, sekitar jam 9 ke atas sudah kembali normal," jelasnya.
Sementara untuk penerbangan dari Balikpapan ke daerah lain hingga saat ini masih normal.
Editor: Aspian Nur










