Mereka selanjutnya akan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Pengukuhan tersebut menjadi tahap akhir sebelum para anggota Paskibraka menjalankan tugas utama dalam mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara detik-detik Proklamasi di Kota Balikpapan.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, kepercayaan yang diberikan kepada anggota Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas baris-berbaris. Di balik tugas tersebut terdapat tanggung jawab untuk menjaga disiplin, kekompakan dan sikap mengutamakan kepentingan bersama.
“Tugas ini bukan hanya sebuah prestasi, tetapi juga amanat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Tahun ini, Paskibraka Balikpapan terdiri atas 20 putra dan 19 putri. Seluruhnya telah melewati tahapan seleksi serta mengikuti pendidikan dan pelatihan secara intensif sebelum dipercaya bertugas pada peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Rahmad meminta para anggota Paskibraka menjaga konsentrasi dan kedisiplinan saat menjalankan tugas. Menurutnya, ketika berada di hadapan Sang Merah Putih, mereka tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama keluarga, sekolah dan Kota Balikpapan.
Ia juga menekankan agar nilai disiplin, tanggung jawab dan integritas yang diperoleh selama pelatihan tetap diterapkan setelah rangkaian upacara berakhir. Nilai tersebut diharapkan menjadi bagian dari kehidupan mereka di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Selain mengukuhkan Paskibraka tingkat kota, Pemerintah Kota Balikpapan turut memberikan apresiasi kepada lima pelajar yang dipercaya mewakili Balikpapan sebagai Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Kelima pelajar tersebut diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga nama baik Balikpapan selama menjalankan tugas di tingkat provinsi.
Rahmad menilai keberadaan Paskibraka memiliki makna lebih luas daripada sekadar pelaksanaan upacara. Menurutnya, proses pembinaan yang dijalani para pelajar menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang memiliki karakter, integritas dan semangat kebangsaan.
“Kami mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan para pahlawan. Karena itu, generasi penerus memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui prestasi, karya dan kontribusi nyata bagi daerah maupun bangsa,” pungkasnya.
Editor: Erwin