Minggu, 02/08/2026

Revitalisasi Pasar Sepinggan Balikpapan Diupayakan Lewat Kementerian

Minggu, 02/08/2026

Wali Kota Balikpapan meninjau langsung lokasi pasar yang terbakar. (Foto: Januar/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Revitalisasi Pasar Sepinggan Balikpapan Diupayakan Lewat Kementerian

Minggu, 02/08/2026

logo

Wali Kota Balikpapan meninjau langsung lokasi pasar yang terbakar. (Foto: Januar/Korankaltim.com)

Penulis: Muhammad Solih Januar

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Pasca kebakaran yang menghanguskan 250 lapak pedagang di Pasar Sepinggan, Balikpapan Selatan, pada Jumat (31/7/2026) lalu, Pemerintah Kota Balikpapan langsung bergerak cepat untuk agar perputaran ekonomi warga yang terdampak bisa kembali bergerak.

Di tengah upaya olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud didampingi Kepala Dinas Perdagangan Haemusri Umar serta Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meninjau langsung lokasi.

Di sana, Rahmad menjumpai sejumlah pedagang yang terdampak, sontak harapan mereka itu bisa kembali berjualan sediakala.

Menindaklanjuti itu, untuk jangka panjang, Pemkot berencana merevitalisasi total pada tersebut, kendati demikian upaya itu sedikit terhalang oleh anggaran yang minim.

“Perencanaan revitalisasi pasar sudah kita rencanakan, bahkan sejaknjauh hari, tapi kita memiliki keterbatasan anggaran,” ujar Rahmad, Minggu (2/8/2026).

Kendati demikian, pemerintah tak patah arang, pihaknya akan berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah pusat untuk mengawal pengajuan anggaran melalui kementerian terkait, agar pasar yang menjadi pusat perekonomian warga Sepinggan ini bisa segera dibangun kembali. 

Upaya ini juga sejalan dengan regulasi nasional, seperti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, serta Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 152 Tahun 2024, di mana pasar rakyat yang terdampak bencana dan mengalami kerusakan berat menjadi prioritas untuk mendapatkan alokasi anggaran dari kementerian.

“Kita akan kawal nanti melalui kementerian, mudah-mudahan secepatnya juga nanti bisa kita bangun pasar ini. Karena ini kan pasar legenda juga. Nantinya banyak saudara-saudara kita yang berjualan di sini,” tegas Rahmad.

Diketahui, Pasar Sepinggan Balikpapan dibangun sejak pada tahun 1970, di mana sejak awal dibangun, Pasar Tradisional di Selatan Kota Minyak itu tidak pernah tersentuh untuk direvitalisasi secara besar-besaran, hanya upaya perbaikan kecil yang kerap dilakukan.

Pada kebakaran lalu, bahkan pedagang harus berjalan ratusan meter ke Kantor UPTD Pasar Sepinggan untuk mencari Apar, tentu langkah ini kalah cepat dengan pergerakan api yang diberikan bahan bakar seperti kayu dan benda lainnya yang mudah terbakar.

“Maka dari itu, nanti Apar juga harus tersedia disana agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ungkapnya.

Jika revitalisasi merupakan jawaban untuk jangka panjang, Pemkot juga memberikan langkah untuk jangka pendek kepada para pedagang.

Rahmad menyampaikan, pemerintah bersama lintas instansi termasuk Dinas Perdagangan, segera membersihkan area pasar dan membangun Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi pedagang agar aktivitas berjualan bisa segera tertata kembali.

“Kita sudah bicara dengan dinas yang lain, mungkin untuk segera, untuk darurat, kita akan membangun TPS,” ujar Rahmad.

Dalam proses pembersihan dan penataan ini, Rahmad meminta dukungan penuh dari para pedagang yang berjualan di bagian depan agar bersedia memberikan akses bagi mobilisasi alat berat dan petugas. 

Terkait lokasi spesifik TPS bagi pedagang, pemerintah memastikan tidak akan menggunakan area parkir pasar. Menurut Rahmad, kebijakan tersebut justru berpotensi menimbulkan masalah baru, seperti kemacetan dan penurunan minat pembeli yang berdampak langsung pada omzet pedagang.
“Memang ada rencana kemarin di tempat parkir, tetapi tidak menambah solusi akan menambah permasalahan. Ya percuma kan banyak jualan, kemudian mobil enggak bisa masuk, orang enggak datang, kan enggak laku juga jualannya nanti,” pungkasnya. 

Editor: Erwin

Revitalisasi Pasar Sepinggan Balikpapan Diupayakan Lewat Kementerian

Minggu, 02/08/2026

Wali Kota Balikpapan meninjau langsung lokasi pasar yang terbakar. (Foto: Januar/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait