Rabu, 22/07/2026
Rabu, 22/07/2026
Pangdam VI/Mulawarman Mayjend TNI Krido Purnomo (kiri) mengucapkan selamat kepada prajurit yang menuntaskan misi di Papua. (Foto: Januar/Korankaltim.com)
Rabu, 22/07/2026

Pangdam VI/Mulawarman Mayjend TNI Krido Purnomo (kiri) mengucapkan selamat kepada prajurit yang menuntaskan misi di Papua. (Foto: Januar/Korankaltim.com)
Penulis: Muhammad Solih Januar
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Sebanyak 340 prajurit Satgaspam Yonif 613/Raja Alam Kodam VI/Mulawarman kembali ke kesatuan setelah merampungkan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG mobile di wilayah Papua.
Sebelumnya mereka sudah bertugas selama satu tahun yang terhitung sejak Juli tahun lalu, hingga akhirnya kembali bersandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan Rabu(22/7/2026) pagi tadi.
Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, menyambut langsung kepulangan para prajurit, dimana Pangdam juga mengecek langsung kelengkapan pasukan. "Alhamdulillah semua lengkap, pergi 340 dan pulang juga 340, tanpa ada satupun insiden," kata Krido kepada Korankaltim.com.
Dalam penugasan selama setahun penuh di medan yang dikenal rawan tersebut, satuan berhasil merebut kembali sejumlah titik strategis yang sebelumnya dikuasai Organisasi Papua Merdeka (OPM), mulai dari wilayah Puncak Jaya, Yamo, Undu, Purbalo, hingga Yambi Mevoluk.
"Selama mereka bertugas Alhamdulillah tidak ada kontak tembak. Artinya mereka penuh kesadaran menyatu dengan masyarakat dan menyatu dengan kita," ungkapnya.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari pendekatan teritorial dan persuasif yang humanis. Selama satu tahun mengabdi di tanah Papua, selain menjalankan fungsi pengamanan, para prajurit aktif membantu warga melalui perbantuan fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, karya bakti, hingga pembangunan fasilitas umum.
"Komunikasi sosial yang intensif bersama para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama juga berbuah manis. Pendekatan ini berhasil menyadarkan warga di Kampung Mevoluk, hingga memunculkan ikrar setia kembali ke pangkuan NKRI dari lima anggota OPM," sebut Krido.
Rasa sayang dan sambutan hangat turut ditunjukkan oleh masyarakat Puncak Jaya, mencerminkan kedekatan emosional yang erat antara prajurit TNI dan warga setempat selama satu tahun penugasan.
Menatap ke depan, Pangdam mengingatkan agar satuan tidak cepat berpuas diri. Sekembalinya di kesatuan, para prajurit diwajibkan segera melaksanakan konsolidasi, evaluasi menyeluruh terhadap personel maupun material, serta terus menjaga kesiapan fisik dan mental demi menyongsong tugas-tugas berikutnya.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 22/07/2026
Pangdam VI/Mulawarman Mayjend TNI Krido Purnomo (kiri) mengucapkan selamat kepada prajurit yang menuntaskan misi di Papua. (Foto: Januar/Korankaltim.com)
TERPOPULER