Selasa, 07/07/2026
Selasa, 07/07/2026
Muhammad Dendy dan Illiyin Nur, dua Teman Tuli yang resmi bergabung sebagai PHL di Ditresnarkoba Polda Kaltim dalam program Mitra Inklusi Reserse Bhayangkara. (Dok. Ditresnarkoba Polda Kaltim)
Selasa, 07/07/2026

Muhammad Dendy dan Illiyin Nur, dua Teman Tuli yang resmi bergabung sebagai PHL di Ditresnarkoba Polda Kaltim dalam program Mitra Inklusi Reserse Bhayangkara. (Dok. Ditresnarkoba Polda Kaltim)
Penulis: Muhammad Solih Januar
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur (Kaltim) membuat gebrakan baru yang inspiratif.
Di bawah komando Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, institusi ini resmi meluncurkan program mitra inklusi Reserse Bhayangkara dengan slogan Merangkul Semua, Melindungi Bersama.
Sebagai langkah nyata, Ditresnarkoba Polda Kaltim merekrut dua orang Teman Tuli untuk bergabung sebagai Pegawai Harian Lepas (PHL).
Keduanya, yaitu Muhammad Dendy dan Illiyin Nur, resmi mulai bertugas pada Senin (6/7/2026) kemarin.
Kombes Pol Romylus Tamtelahitu melaui keterangan persnya yang, Selasa (7/7/2026) menjelaskan inisiatif ini bukan sekadar penempatan personel biasa, melainkan upaya Polri membangun relasi inklusif dengan penyandang disabilitas.
“Tujuannya jelas, kami ingin membangun kepercayaan publik agar setiap warga negara, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi menjaga keamanan dan berperan aktif dalam pencegahan narkoba,” ujar Romylus.
Selama satu pekan ke depan, Dendy dan Illiyin akan menjalani masa orientasi lingkungan di staf Renmin dan staf Binops untuk beradaptasi dengan ritme kerja kepolisian. Setelah masa orientasi usai, keduanya bekerja langsung di bawah arahan Direktur untuk menjalankan program-program terobosan kreatif.
Program ini mencakup berbagai kegiatan strategis, mulai dari pelatihan literasi hukum bagi komunitas disabilitas, hingga keterlibatan mereka dalam pembuatan media edukasi yang ramah disabilitas seperti penggunaan bahasa isyarat, huruf braille, dan materi digital yang mudah diakses.
“Kami berharap kehadiran mereka memperluas jangkauan edukasi serta penyebaran informasi terkait bahaya narkoba. Teman Tuli ini menjadi duta kami di tengah masyarakat, sekaligus membantu tugas Polri dengan kapasitas unik yang mereka miliki,” tambah Romylus.
Melalui program ini, Ditresnarkoba Polda Kaltim memperkuat jaringan kemitraan sekaligus menunjukkan komitmen nyata dalam implementasi Polri Presisi yang mengedepankan kolaborasi, kesetaraan, dan perlindungan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang keterbatasan.
Editor: Erwin
Selasa, 07/07/2026
Muhammad Dendy dan Illiyin Nur, dua Teman Tuli yang resmi bergabung sebagai PHL di Ditresnarkoba Polda Kaltim dalam program Mitra Inklusi Reserse Bhayangkara. (Dok. Ditresnarkoba Polda Kaltim)
TERPOPULER