Berselang hampir 2 jam kemudian, korban lantas keluar kamar 201 tanpa memberi tahu tujuannya.
Setelah waktu karaoke selesai, sekira pukul 01.00 Wita, teman kencan korban, mencari korban. Saat dihubungi melalui ponsel, pun ponsel korban tidak aktif. Dari keterangan salah satu karyawan karaoke, menyebut korban sebelumnya terlihat masuk ke kamar mandi.
Teman kencan korban dan karyawan karaoke pun bergegas menuju ke kamar mandi, yang belakangan dalam keadaan terkunci. Setelah didobrak, korban Arko, ditemukan sudah tidak bernyawa.
Aparat Polsek Balikpapan Utara, bersama anggota Polres Balikpapan mendatangi lokasi kejadian, di Jalan Soekarno-Hatta KM 2,5 RT 37 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara.
“Ada bekas luka dan berdarah di bagian dahi dan hidung,” kata Paur Subbag Humas Polres Balikpapan, Ipda Tri Ekwan DJ.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah TKP, korban diduga menderita serangan jantung, hingga akhirnya terjatuh dan kepalanya terbentur tembok. “Tidak ada tanda kekerasan yang mencurigakan, korban memang ada riwayat penyakit jantung,” ujar Tri.
Guna kepentingan penyelidikan, jenazah korban sempat dibawa dan divisum di RSUD Kanujoso Djatiwibowo, dan selanjutnya diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan. (yud)