Program ini merupakan bagian dari kegiatan Light Up The Dream (LUTD) yang digelar serentak untuk memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian PLN dalam menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Di balik angka dan program itu, tersimpan kisah haru dari mereka yang kini benar-benar merasakan makna terang kisah perjuangan, syukur, dan harapan baru.
Di Kelurahan Tanjung Laut, Kota Bontang, Hasriadi menatap lampu di rumahnya yang baru menyala untuk pertama kalinya.
“Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Sekarang anak-anak bisa belajar dengan nyaman,” ujar Hasriadi.
Sementara di Teluk Selimau, Tanjung Selor, Ismail, seorang buruh bangunan, juga merasakan kebahagiaan. Dahulu rumahnya gelap saat malam hari, kini sudah terang karena listrik.
“Dulu kalau malam rumah gelap, anak-anak belajar pakai lampu minyak. Sekarang rumah terang,” tuturnya.
Kisah serupa datang dari Desa Seqolaq Darat, Kutai Barat. Ngut, seorang janda dengan satu anak, merasakan kebahagiaan tersebut.
“Terima kasih kepada PLN yang telah memberikan kami listrik gratis. Sekarang rumah kami terang, dan aktivitas sehari-hari jadi lebih mudah,” ucap Ngut.
Bagi mereka, cahaya bukan sekadar penerangan, melainkan simbol perubahan hidup dan pembuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyampaikan bahwa program LUTD menjadi wujud semangat PLN untuk memperluas pemerataan akses listrik hingga ke pelosok Kalimantan.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun masyarakat yang tertinggal dalam terang. PLN tidak hanya menyalakan lampu, tetapi juga menyalakan harapan dan semangat hidup. Di momen HLN ke-80 ini, kami ingin mempersembahkan cahaya bagi mereka yang sebelumnya hidup dalam gelap,” ujar Chaliq dalam rilisnya, Rabu (29/10/2025).
Ia menegaskan bahwa inisiatif tersebut bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi penerapan nilai ‘Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia’ yang menjadi semangat PLN dalam melistriki negeri dari kota hingga pelosok.
Program LUTD tidak hanya menghadirkan terang bagi rumah tangga prasejahtera, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup, pendidikan, dan ekonomi keluarga.
“Kami berkomitmen menghadirkan listrik yang tidak hanya andal dan efisien, tetapi juga membawa manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Terang yang hadir hari ini adalah simbol perubahan dan semangat untuk terus bergerak maju,” pungkas Chaliq. (*/kk)