Kepala Geofisika BMKG Balikpapan Rasmid menyebutkan, tiga gempa dalam waktu berdekatan itu terjadi di kawasan Kutai Timur (Kutim). BMKG mencatat gempa mulai Jumat (3/5/2025) sekitar pukul 22.26 WIB atau 23.26 WITA dengan magnitudo 3.1.
“Dan di hari ini, untuk wilayah tersebut kembali diguncang gempa,” katanya saat dikonfirmasi Korankaltim.com, Minggu (5/10/2025).
Dua gempa yang terjadi hari ini masing-masing bermagnitudo 2,8 pada pukul 11.25 WIB atau 12.25 WIB dengan titik gempa 1.13 Linta Utara (LU), 117.45 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 8 Kilometer.
“Kemudian yang baru-baru ini, sekitar jam 14.32 WIB atau 15.32 WITA, untuk magnitudonya di 3.0,” jelasnya.
Rasmid menerangkan, tiga gempa disebabkan oleh aktivitas sesar aktif yang ada di selatan Bengalon atau Utara Sangata. Tidak menutup kemungkinan sesar yang dimaksud adalah sesar Mangkalihat.
Sesar Mangkalihat adalah salah satu sesar aktif utama di Kaltim, memanjang dari perairan Laut Sulawesi di utara hingga ke lembah Kutai di bagian selatan, melintasi kawasan Berau, Sangkulirang, Bengalon, hingga Sangatta.
Kendati demikian, Rasmid menyatakan belum bisa dipastikan apakah akan terjadi gempa susulan atau gempa dengan magnitudo yang lebih besar di wilayah tersebut.
“Ini gempa kecil yang tidak dirasakan, hanya tercatat di seismograph, jadi belum bisa dikatakan ada gempa susulan, kami terus memonitoring aktivitas gempa diwilayah tersebut,” ungkapnya.
Meskipun hanya gempa kecil, namun menunjukkan bahwa terdapat aktivitas tektonik di Kaltim.
Editor: Erwin