Pebisnis Coba Lagi Tarik Minat Perbankan
1 menit baca1.270 kali dibaca

BALIKPAPAN - Bursa Efek Jakarta cabang Balikpapan bersama Uniba dan sejumlah perusahaan, menggelar Public Expose Marathon, selama 2 hari pada 12-13 September 2017.
“Jadi perusahaan yang sudah tercatat di BEJ itu menyampaikan kinerja perusahaan kepada masyarakat, supaya investor kenal dan menilainya,” kata Kepala BEI Balikpapan Dinda Amelia, di sela-sela kegiatan, di Uniba, Selasa (12/9) kemarin.
Dalam kegiatan ini hadir manajemen Bank Bukopin, Nipon Sari Roti, Intraco Penta dan Pipe Steel, akademi, dan kalangan pengusaha.
“Kita pilih Uniba karena dia memiliki galeri investasi bursa efek Indonesia pertama di Kaltim. Dan ini acara pertama se- Kalimantan. Penerimaan dan antusiasmenya cukup bagus,” ujarnya.
Ekspos punlik ini dilakukan secara maraton di 10 kota yakni Balikpapan, Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, dan Makasar.
Rencana pada Rabu hari ini, giliran perusahaan Infrastruktur akan melakukan paparan bisnis di Uniba.
PT intraco Penta dalam paparan kemarin membuka peluang pembiayaan dari investor, untuk sektor pertambangan.
Apalagi saat ini sudah mulai ada perkembangan positif ke arah lebih baik, di sektor bisnis pertambangan.
Finance Director PT Intraco Penta tbk, Fred Limbong mengatakan momentum saat ini mendorong perbaikan kinerja di perusahaan. Dia mendorong perbankan maupun swasta, bisa membuka kran kredit yang lebih besar.
“Perbaikan sektor pertambangan ini kan baru-baru ini, penjualan alat berat juga naik. Tapi ada beberapa kendala yakni pendanaan perbankan masih kurang. Kami mash menuggu kran kredit dari perbankan,” terangnya.
Menurutnya, sektor pertambangan ini membutuhkan kredit investasi untuk pengadaan alat berat.
“Perbankan memang sudah buka kredit. Tapi sangat selektif sekali,” tukasnya.(din)










