“Daripada lahan itu mangkrak tidak digunakan dan hanya dipenuhi rumput liar, lebih baik dialihkan untuk membangun fasilitas kesehatan yang bermanfaat bagi warga,” kata Subari Selasa (8/11/2022) kemarin.
Diketahui bersama bahwa sirkuit balap di wilayah Lamaru mempunyai luas lahan mencapai 70 hektare, sementara untuk pembangunan sirkuitnya sendiri butuh lahan 58 hektare.
Akan tetapi adanya defisit anggaran yang dialami Pemkot membuat realisasi sirkuit yang diharapkan melewati standar kualitas sirkuit Sentul tersebut mangkrak.
“Maka itu, kami meminta pemerintah kota untuk dapat mengalih fungsikan lahan tersebut. Mengingat Baltim masih membutuhkan lahan untuk membangun fasilitas kesehatan dan pendidikan,” jelasnya.
Dalam mendorong adanya rumah sakit di Balikpapan Timur, DPRD Balikpapan juga sudah menindaklanjutinya dengan melakukan pembahasan banggar namun hingga saat ini pihaknya masih menunggu tindaklanjut dari pemerintah kota.
“Dari pada tidak ada manfaatnya. Lebih baik dibangun sekolah atau rumah sakit. Ini yang akan kita bahas bersama pemerintah kota sebab warga Baltim sudah lama menunggu adanya rumah sakit tetapi sampai sekarang belum terealisasi,” tutup Subari. (*/kk)