Jasad laki-laki yang sudah tidak bisa dikenali itu, kemudian diautopsi. Pihaknya juga masih menunggu hasil autpopsi, tersebut dari pihak Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD).
Kendati demikian dari hasil visum luar yang dilakukan sebelumnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan. Sementara untuk lengan kanan yang putus diduga karena gigitan binatang. Ini juga terlihat dari lokasi ditemukannya mayat, yang berada di bawah rimbunan akar pohon bakau.
“Perkiraan meninggalnya sekitar 4 hari, dan usia Mr X sekitar 40 tahunan, dilihat dari lingkaran mata korban. Sementara ini kita masih menunggu hasil autopsi, untuk mengetahui jelas penyebab kematiannya,” paparnya.
Selain menunggu laporan dari keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya, pihaknya juga telah memerintahkan personilnya untuk mencari informasi ke tengah masyarakat, baik di wilayah Kampung Baru maupun Kariangau. Ciri-cirinya berupa kutil dibagian bokong dan pinggang kiri, serta perkiraan umur dan jenis kelamin laki-laki.
“Sejak tadi malam kami sudah sebar ke anggota untuk mencari informasi apakah ada orang hilang di wilayah Balikpapan Barat dengan ciri-ciri seperti itu,” ujarnya.
Untuk diketahui, penemuan mayat tanpa busana itu pertama kali diketahui oleh kapten Kapal Putuna yang hendak berlayar, pada Senin (4/9) sore. Kemudian dia melaporkan ke Direktorat Polairud Polda Kaltim, yang bermarkas di Somber, hingga akhirnya berkoordinasi dengan Basarnas Kaltim-Kaltara Kantor SAR Balikpapan. (yud)