Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle menjelaskan, dimundurkannya jadwal pemilihan AKD karena sebagian fraksi belum menyetorkan nama-nama kepada sekretariat dewan. “Baru sebagian fraksi yang menyetorkan nama-nama utusan,” kata Sabaruddin Selasa (22/2/2022) kemarin.
AKD yang dimaksud terdiri dari Badan Musyawarah (Banmus), Badan Anggaran (Banggar), Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan Badan Kehormatan (BK), termasuk 4 Komisi dengan berbagai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
“Ada revisi jadwal, seharusnya kami laksanakan 22-23 Februari, tapi diundur,” jelasnya.
Politisi Partai Gerindra yang akrab disapa SP ini menyebut kalau fraksi belum menyetorkan nama-nama personelnya akan berpengaruh pada perputaran atau rolling komisi sehingga pembentukan AKD diberi tenggat waktu hingga 28 Februari 2022 pekan depan.
Penempatan anggota fraksi pada AKD tentunya sangat strategis, terlebih memiliki unsur politik yang cukup tinggi karenanya dibutuhkan lobi-lobi yang intens baik di internal maupun antarfraksi.
“Ini sangat memengaruhi. Kalau hari ini masuk nama-nama yang disetorkan fraksi kami bisa gelar rapat,” lanjutnya.
Sebelumnya Subari yang merupakan politikus PKS menyampaikan pembentukan fraksi dan AKD periode II Sisa Masa Jabatan 2019-2024 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 dan Peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib.
“Bahwasanya fraksi-fraksi dapat berubah sekurang-kurangnya dalam tempo 2 tahun 6 bulan,” kata Subari.
Dirinya juga meyakini pembentukan AKD akan berjalan menarik terma-suk dalam perebutan posisi pimpinan BK karena harus memilih ketua dari lima orang calon yang diusung dari 5 fraksi. Sementara lembaga perwakilan rakyat ini memiliki 7 fraksi yang telah diumumkan.
“Artinya ada dua fraksi yang akan tersisih, tinggal kuat-kuatan lobi di antara 7 fraksi itu,” kata Subari usai memimpin rapat paripurna.
Adapun dari 7 fraksi, baru dari Partai Golkar include Hanura yang telah menyetorkan nama-nama anggotanya. Fraksi ini bakal menempati Komisi III (Pembangunan, Lingkungan Hidup dan Perhubungan), serta Komisi IV (Pendidikan dan Kesejahte-raan Rakyat).
Untuk diketahui, 7 fraksi yang telah terbentuk antara lain Fraksi Partai Golkar include Hanura, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi Gabungan PPP dan Perindo, Fraksi Partai Gabungan Nasdem dan PKB.
Editor: Aspian Nur